Berkah Piala Presiden, Pedagang Merchandise Arema FC Untung Jutaan Rupiah

Gelaran Piala Presiden 2019 berdampak signifikan terhadap roda ekonomi masyarakat sekitar venue. Tingkat kehadiran penonton berbanding lurus dengan peningkatan jumlah transaksi yang dialami para pedagang.

Pemandangan ini terlihat di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, yang ramai dengan ilir mudik suporternya. Potensi bisnis pun mengemuka, dengan berjejalnya beragam pernak-pernik klub yang bertarung di Grup E Piala Presiden 2019.

“Saya tentu sangat senang dengan suasana pertandingan seperti ini. Meningkatkan omset penjualan produk,” papar Firman Sentosa, salah satu penjual merchandise klub di Stadion Kanjuruhan.

Firman mengakui bahwa pemilihan Malang sebagai salah satu venue Piala Presiden cukup mengangkat pendapatannya. Beragam pernak-pernik identitas klub dijualnya dengan banyak varian sehingga memudahkan suporter yang datang ke Malang untuk mencari produk klub kebanggan mereka.

Berdasarkan pengamatan INDOSPORT, jumlah transaksi yang terjadi di hari pertandingan di Grup E mencapai jutaan rupiah. Dari tiga hari jadwal, aktivitas jual beli Marchandise yang paling ramai adalah laga kedua, Sabtu (9/3/19) lalu.

“Ya sekitar segitu (jutaan rupiah). Soal peningkatan bisa sampai 80 persen dari penjualan di hari pertandingan biasanya,” sambung Firman.

Untuk produk terfavorit, ia menyebut syal sebagai barang buruan yang paling laris. Firman cukup pintar memanfaatkan potensi bisnis dalam Piala Presiden kali ini dengan memajang syal Arema FC dan klub-klub lain di lapaknya.

“Karena syal memang produk yang paling simpel dan juga terjangkau harganya. Tidak ribet untuk dibawa,” tandasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*