Ditinggal Pemain-pemain Pilar, PSIM Mulai Waswas

Manajemen PSIM Yogyakarta mulai waswas setelah ditinggal sejumlah pilar untuk bergabung dengan tim lain. Tim berjulukan Laskar Mataram ini harus memutar otak untuk mencari penggantinya, apalagi waktu persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 2019 semakin mepet.

PSIM kehilangan beberapa pemain pilarnya musim lalu, seperti Riskal Susanto, Ismail Haris (Persiba Balikpapan), Supriyadi (Perseru Serui), Crah Angger (Persis Solo), hingga kapten tim Hendika Arga Permana (Bogor FC).

Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto, mengungkapkan beberapa waktu lalu pihaknya sudah menghubungi langsung beberapa pilar yang hendak dipertahankan. Namun, lantaran PSIM hingga kini tidak kunjung bergerak, mereka akhirnya membelot.

“Kemarin waktu kami sodorkan nama-nama itu mereka masih siap bertahan di PSIM. Tapi sekarang kalau kondisinya seperti ini, otomatis kami harus cari pemain lain kalau mereka sudah dapat tim,” ujar Erwan Hendarwanto, Senin (11/3/2019).

Untuk menambal kepergian talenta lama yang lepas, kemungkinan tim pelatih PSIM Yogyakarta tidak akan mencarinya lewat proses seleksi terbuka. Proses tersebut tak dipilih karena akan membutuhkan waktu yang panjang.

Padahal, sebelumnya, ia sempat meminta kepada jajaran direksi dan manajemen, agar pembentukan tim, serta seleksi bagi pemain incaran, bisa digelar pada 28 Februari. Sehingga, pada awal Maret, PSIM sudah bisa menggelar latihan.

“Kami sempat meminta 18 Februari, harapannya 10 hari di Februari, sampai tanggal 28 itu buat membentuk tim. Jadi, awal Maret ini sudah masuk program latihan. Tapi, sampai sekarang belum ada kabar lagi,” kata Erwan.

“Pedoman kami kompetisi mulai Mei, ya memang kalau harus dengan seleksi terbuka, waktunya cuma terbuang untuk itu. Sementara kami juga harus kejar-kejaran untuk menyusun program latihan,” imbuhnya.

Dalam tiga musik terakhir, PSIM dikenal kerap memaksimalkan potensi pemain muda dari Yogyakarta dan sekitarnya. Namun untuk musim 2019, PSIM belum bisa memberikan kepastian. Menurut Erwan, mereka masih menunggu keputusan dari calon investor yang akan masuk ke PSIM.

“Kami akan lihat dulu seperti apa, kalau kemarin itu, katanya investor sudah mengincar, terus kami diminta rekomendasikan 11 pemain lama dulu, nanti digabung dengan pemain incaran investor,” tukasnya.