Kasus Pelecehan Seksual Marko Simic Berakhir Damai

Kasus yang menimpa striker Persija Jakarta, Marko Simic, terkait insiden pelecehan seksual di dalam pesawat menunjukkan perkembangan ke arah yang positif. Dikabarkan kasus yang menahan Simic akan segera berakhir dan tak diperpanjang hingga jalur persidangan.

Seperti diketahui, Simic diduga melakukan pelecehan terhadap wanita di pesawat Garuda Indonesia saat akan menuju Sydney, Australia. Kejadian tersebut terjadi ketika Persija akan menjalani laga Kualifikasi Liga Champions Asia 2019 melawan Newcastle Jets beberapa waktu lalu.

Alhasil, Simic hingga masih belum bisa balik ke Indonesia memperkuat Persija, dikarenakan paspor ia masih ditahan oleh pihak keamanan Australia.

Namun, kabar baik datang dari Chief Executive Officer (CEO) Persija Jakarta, Ferry Paulus, yang mengatakan bahwa kasus yang sedang menimpa Simic akan segera berakhir setelah adanya kompromi damai dengan maskapai Garuda Indonesia.

“Perkembangan kasusnya positif lah ya. Persis positifnya seperti apa memang minggu ini sudah ada keputusan dari sisi SOP (Standar Operasional Prosedur) Garuda Indonesia,” kata Ferry Paulus dikutip dari TribunJakarta.

Simic nantinya tak akan menjalani persidangan terkait kasus pelecehan seksual pada 09 April 2019 di Sydney, Australia. Diperkirakan kasus dari pemain asal Kroasia tersebut akan segera berakhir sebelum tanggal 9 April.

“Dari pihak Garuda Indonesia sudah ada kompromi damai dan seharusnya bisa dijadikan alat kembali persiapan untuk damai kembali. Saya pikir harusnya sebelum 9 April 2019 sudah selesai kasusnya,” tutur Ferry Paulus.