Bersama Persebaya, Manuchekhr Dzhalilov Seperti Terlahir Kembali

Manuchekhr Dzhalilov dapat dikatakan sebagai salah satu rekrutan terbaik di musim ini. Bersama Persebaya Surabaya, Dzhalilov mampu menunjukkan skill berkualitas dalam ajang Piala Indonesia serta Piala Presiden 2019.

Sebelumnya bakat Dzhalilov tak begitu menonjol di kubu Sriwijaya FC. Meski menyandang status pemain terbaik AFC Cup 2017, Dzhalilov justru gagal menyelamatkan Sriwijaya dari degradasi. Dalam 30 penampilannya di Liga 1 2018, gelandang asal Tajikistan itu cuma menyarangkan tujuh gol saja.

Hal berbeda dilakukannya ketika membela klub Tajikistan, FC Istiklol di musim 2015-2017. Dzhalilov mampu mencetak 59 gol dari 47 pertandingan. Angka tersebut terbilang banyak sebab posisinya bukanlah striker murni.

Dzhalilov lebih sering bermain sebagai second striker atau penyerang sayap. Di Sriwijaya, ia ikut bertugas melayani Alberto ‘Beto’ Goncalves. Sementara di Persebaya, dirinya menjadi pelayan Amido Balde.

Meski demikian, posisi tersebut justru menghidupkan permainannya. Meski sempat meredup ketika berseragam Sriwijaya, Dzhalilov kini bersinar lagi di skuad Persebaya.

“Tidak ada yang bisa saya katakan. Hanya terima kasih kepada Allah,” ucap ‘Cak Jali’ setelah membantu timnya mengalahkan Persib Bandung, Kamis (7/3).

Dalam laga itu, Persebaya menang 3-2. Dzhalilov menyumbang dua gol masing-masing di menit 37 dan 50. Ditambah satu golnya ke gawang PS Tira-Persikabo, Dzhalilov untuk sementara berada di puncak daftar top skor Piala Presiden 2019.

Berkat permainannya yang mengagumkan, Dzhalilov langsung menjadi idola baru. Berbagai pujian ia terima lewat media sosial Instagram.

“@dzhalilov_manu kelasss…Waniii. Suwun Cak Jalii,” tulis akun @kepitingcapit.

“Semoga sukses selalu bang @dzhalilov_manu di persebaya #salamdaribumisriwijaya,” tulis akun lainnya, @krisna7161.

Menanggapi itu, sang pemain tak bisa berkomentar banyak. Dalam beberapa postingannya, ia cuma berucap, “Salam Satu Nyali, Wani. Thanks To The ALLAH.”