Piala Presiden: Harapan Supardi untuk Bobotoh Persib

Kekecewaan yang dirasakan bobotoh Persib dengan kekalahan 1-2 yang diderita tim kesayangan dari Tira Persikabo dalam laga perdana Grup A Piala Presiden 2019 yang ditayangkan Indosiar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang (2/3/2019), merupakan hal yang wajar.

Namun, kapten tim Persib, Supardi Nasir, meminta agar kalangan bobotoh tidak menghujat pemain. Pasalnya, semua pemain yang diturunkan memiliki tekad untuk menang di setiap pertandingan.

“Kritik apa pun untuk membangun Persib tidak masalah, tapi kalau menghujat, jangan, karena tidak ada satu pun pemain yang mau kalah. Jangankan bobotoh, kami pun kecewa kalau kalah. Apalagi pemain yang jauh dari keluarga, materi dan pikiran dikorbankan untuk tim ini,” ujar Supardi.

Supardi sangat berterima kasih atas dukungan bobotoh selama ini, tetapi perlu diketahui Persib masih butuh proses dan adaptasi dibandingkan tim lain karena materi pemain musim ini sebagian berubah.

“Saya percaya dan saya punya pengalaman ketika tim itu lama (bersama), akan lebih kuat karena chemistry itu bukan cuma di lapangan, chemistry juga di luar lapangan, ngobrol, itu bisa dapat chemistry,” jelas Supardi.

“Sekarang terus terang kami jarang kumpul, jadi sulit dapat chemistry. Momennya sulit, tapi tidak mungkin dipaksakan semua pemain di mes. Saya punya pengalaman, ketika kami sering kumpul bersama, cepat mendapatkan chemistry,” lanjutnya.

“Makan bersama bisa menjadi salah satu menimbulkan chemistry, tapi tidak mungkin setiap hari karena kebersamaan itu tidak perlu setiap hari, tapi sering. Seperti musim ini habis latihan, pulang ke mes makan, terus hilang,” papar pemain senior di Persib ini.

Supardi menegaskan, untuk mewujudkan semua diperlukan kebijakan pelatih. Meski begitu, pemain bernomor punggung 22 di Persib ini yakin suatu saat skuat Persib musim ini akan menemukan chemistry, hanya saja butuh proses.