Eks Pemain Liga Spanyol Masih Adaptasi Di Timnas Indonesia U-23

Mahir Radja mengaku masih beradaptasi dengan ritme permainan yang diterapkan pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri. Hal itu terjadi karena ia belum pernah menjalani latihan di bawah komando Indra.

Pada persiapan kualifikasi Piala Asia U-23, Indra memanggil tujuh pemain baru, yang satu di antaranya adalah Mahir. Tak ayal, ia harus berjuang keras agar bisa masuk skuat utama ajang tersebut.

Saat ini ada 30 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan. Dari daftar yang ada tersebut hanya 23 nama yang dibawa ke Vietnam untuk bertanding pada kualifikasi Piala Asia U-23.

“Ini pertama kali saya berlatih di bawah arahan pelatih Indra Sjafri. Kalau sebelumnya kan sama coach Fakhri Husaini [timnas U-15 tahun 2015] sebelum dibekukan,” kata Mahir.

“Tapi tidak masalah karena metodenya enak. Maksudnya ke pemain juga dekat. Dia bantu kita sebagai pemain. Terpenting saya kasih yang terbaik dan biar pelatih yang atur,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang sempat bermain dengan klub Liga Spanyol Deportivo Castellon ini mengaku senang diberi kesempatan di timnas Indonesia U-23. Ia berjanji bakal mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

“Ada rasa bangga bisa dipanggil bela negara, walau saya di sini harus mengikuti ritme mereka [pemain lain],” ucapnya.