Madura United Tetap Waspada Menghadapi Tim Promosi di Piala Presiden

Madura United tidak akan menganggap remeh PSS Sleman ketika kedua kesebelasan bersua pada matchday pertama Grup D Piala Presiden 2019 yang disiarkan langsung Indosiar. Meskipun lawan merupakan tim yang baru promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia.

Alasannya, karena tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut akan tampil di depan puluhan ribu suporter fanatiknya. Terlebih, PSS Sleman juga sudah memiliki pemain asing dan pemain anyar yang akan membuat tim menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

“Besok kita ada pertandingan cukup besar, cukup berat, karena kita main lawan tim baru promosi sekarang, PSS dan punya suporter fanatik dan bagus sekali,” ungkap pelatih Madura United, Dejan Antonic.

“Saya pikir pasti berat pertandingan, karena menurut saya, saya lihat dia ada banyak pemain baru, tiga pemain asing baru sekarang, tim yang beda kemarin dia main di Piala Indonesia,” sambungnya.

Kendati demikian, mantan pelatih Borneo FC ini tetap mengincar kemenangan pada pertandingan pertama. Karena bisa menjadi modal awal bagi Laskar Sapeh Kerrab untuk menghadapi ketatnya persaingan di Grup D yang dihuni beberapa tim kuat.

Dan untuk meraih hasil positif, Madura United harus tetap berjuang sepanjang pertandingan. Karena status Los Galacticos yang kerap disematkan banyak orang untuk timnya juga tidak akan membantu jika tidak diikuti dengan kerja keras.

Justru mantan pelatih Persib Bandung ini sebenarnya tidak suka jika Madura United disebut sebagai Los Galacticos Indonesia dengan banyaknya pemain bintang yang dimiliki klub kebanggaan Pulau Garam tersebut.

“Banyak orang pikir Madura seperti Los Galacticos, semua orang bilang, bicara seperti itu, tapi saya gak setuju, kita cuma satu tim yang normal, kita cuma satu tim yang biasa,” jelas Dejan.

“Anak-anak semua baik-baik dan semua kerja keras Los Galacticos itu cerita yang lain, semua kita harus kerja keras seperti biasa, dan pasti membantu kita bikin result yang bagus untuk Madura nanti,” tegasnya.