Piala Presiden: Dokter Tim Arema Beri Rekomendasi Gladiator Turun Melawan Barito Putera

Kekhawatiran pelatih Arema, Milomir Seslija, terkait kondisi striker asal Brasil, Robert Lima Guimaraes, bisa teratasi. Cedera otot paha yang dialami striker berjulukan Gladiator itu sudah membaik.

Dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi, memberikan rekomendasi kepada penyerang 32 tahun itu untuk bisa tampil saat laga pertama Grup E Piala Presiden 2019 melawan Barito Putera di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (4/3/2019).

“Dia mengalami cedera otot pangkal paha. Tapi, sekarang sudah membaik kondisinya,” jelas Nanang.

Gladiator mengalami cedera ketika pertandingan leg kedua 16 besar Piala Indonesia melawan Persib Bandung di Malang (22/2/2019). Dia ditarik pada pengujung babak kedua karena tak sanggup melawan sakit yang dirasakan.

Tetapi, jelang laga melawan Barito Putera, Milo mengatakan Gladiator masih belum bisa turun sehingga dia menyiapkan Dedik Setiawan dan Ahmad Nur Hardianto secara bergantian dalam latihan untuk mengisi pos Gladiator.

“Piala Presidan bagus untuk memberikan kesempatan kepada pemain. Dedik akan dimaksimalkan karena setelah ini dia akan ke Timnas Indonesia. Sedangkan Hardianto juga dapat kesempatan main jika lini depan tidak komplet,” jelas pelatih asal Bosnia itu.

Bisa jadi ini hanya sekadar tipuan Milo untuk membuat Barito Putera agak lengah di lini belakang karena Gladiator kini sedang subur. Dalam empat laga di Piala Indonesia, dia sudah menyumbangkan empat gol.

Sangat mungkin dia diturunkan sebagai pengganti atau tetap sebagai pemain inti karena dokter tim sudah memberikan rekomendasi kepada pemain yang pernah berkiprah di Liga Arab Saudi itu.

Kebetulan lini belakang Barito Putera musim ini dihuni mayoritas pemain baru, seperti bek asing, Lucas Ramos dan eks bek Perseru Serui, Doni Monim. Hal ini berarti ada ada celah di lini belakang tim berjulukan Laskar Antasari itu yang bisa dimanfaatkan Arema.