Gabung Persib Bandung, Saepulloh Maulana Serasa Pulang Ke Rumah

Persib Bandung resmi merekrut pemain belakang Saepulloh Maulana. Mantan pemain Mitra Kukar itu didatangkan untuk melengkapi stok pemain belakang Persib.

“Alhamdulillah di sini yah kita banggalah Saepulloh perkuat di belakang, nanti kita cari lagi satu lagi untuk striker di depan,” ucap Umuh Muchtar, Manajer Persib, di Jalan Siliwangi, Kota Bandung, Senin, 25 Februari 2019.

Menurut dia, Maung Bandung memang sudah lama menginginkan jasa pemain asal Bogor itu. Namun, negosiasi antara manajemen Persib dengan Saepulloh baru menemui titik terang kemarin-kemarin. Itu artinya, sudah ada kesepakan ihwal kontrak antara Saepulloh dengan manajemen Persib.

“Udah lama (diincar), cuma karena kemarin belum selesai, sekarang sudah bebas ya alhamdulillah sudah bergabung,” ujarnya. “Untuk kontrak ya kita lihat dulu mungkin 2 atau 3 tahun ya,”

Umuh mengatakan keputusan Persib merekrut Saepulloh merupakan hasil rekomendasi dari pelatih kepala Persib Miljan Radovic. “Iya kita berikan kepada pelatih, walaupun siapa yang rekomendasi yang penting pelatih yang memilih, setuju dan memutuskan,” katanya.

Radovic membenarkan apa yang dikatakan Umuh. Menurut pelatih berpaspor Montenegro itu, merekrut Saepulloh memang sesuai dengan apa yang dibutuhkan Persib saat ini.

“Saya selalu komunikasi sama manajemen, kalau manajemen selalu kasih saya peluang untuk pemain tapi itu koneksi sama manajemen. Tidak bisa saya sendiri atau manajemen. Harus bersama, Kita tim,” ujar dia.

Usia Saepulloh memang tak muda lagi. Dia kini memasuki usia 30 tahun. Sebelum bergabung dengan Persib, Saepulloh tercatat sempat memperkuat beberapa klub di Tanah Air. Dia sempat memperkuat Persikabo sejak 2006. Kemudian pada 2011, dia memutuskan hengkang ke Semen Padang. Empat tahun berseragam Semen Padang akhirnya Saepulloh pindah ke Mitra Kukar pada 2015.

Sempat balik lagi ke pinangan Semen Padang pada musim berikutnya, akhirnya Saepulloh memilih untuk memperkuat Mitra Kukar lagi sejak 2016 hingga 2018.

Saepulloh Maulana mengaku akan berusaha secepatnya untuk bisa beradaptasi dengan skuad barunya. “Saya harus secepatnya adaptasi, mungkin kalau dengan pemain saya sudah banyak yang kenal beberapa, tinggal adaptasi dengan metode coach dalam sesi latihan,” ucap Saepulloh usai mengikuti latihan perdananya bersama Persib di lapangan Saraga Olahraga, Bandung, Senin, 25 Februari 2019.

Saepulloh mengaku tidak bermasalah dengan urusan kebugaran fisik. Bahkan, diapun mengatakan siap diturunkan juru racik Persib Miljan Radovic saat Persib tampil di Piala Presiden pada awal Maret 2019, nanti.

Persib merupakan tim yang diimpikan oleh Saepulloh sejak kecil. Saepulloh merupakan asli kelahiran Bogor, jadi wajar tim yang menjadi idola Saepulloh adalah Persib. Penantian cukup lama harus ditempuh Saepulloh hingga akhirnya bisa gabung Persib. Belasan tahun lamanya dia harus merantau ke tim lain terlebih dahulu.

Sebelum bergabung dengan Persib, pemain berusia 30 tahun itu sempat memperkuat beberapa klub di Tanah Air. Dia sempat memperkuat Persikabo sejak 2006. Kemudian pada 2011, dia memutuskan hengkang ke Semen Padang. Empat tahun berseragam Semen Padang akhirnya Saepulloh pindah ke Mitra Kukar pada 2015.

Sempat balik lagi ke pinangan Semen Padang pada musim berikutnya, akhirnya Saepulloh memilih untuk memperkuat Mitra Kukar lagi sejak 2016 hingga 2018.

Saepulloh mengaku sempat ditawari beberapa klub penghuni Liga 1, sebelum akhirnya memilih Persib. Di antara tim yang sempat menghubungi Saepulloh yakni PS Tira-Persikabo, dan Kalteng Putra juga PSS Sleman.

“Saya utamakan di Persib karena alasan saya kenapa ingin di Persib karena pasti anak Jabar suatu kebanggan membela timnya. Seperti pulang. Saya sudah lama di Semen Padang empat tahun di Mitra Kukar tiga tahun, jadi ya mungkin tahun ini saya saatnya pulang ke rumah,” kata dia.