Gabung Grup Neraka, Pelatih Madura United Enggan Komentari Piala Presiden 2019

Undian Piala Presiden 2019 telah dilakukan dalam pertemuan di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Hasilnya, Madura United tergabung ke Grup D bersama Persija Jakarta, PSS Sleman, dan Borneo FC, dengan laga dimainkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Grup ini bisa dibilang grup neraka. Sebab, Persija dan PSS merupakan juara di Liga 1 dan Liga 2 musim lalu. Madura United sedang membangun skuat bertabur bintang, sedangkan Borneo FC juga bakal menjadi pesaing kuat.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, enggan memberikan banyak komentar tentang persaingan tim asuhannya di Piala Presiden 2019. Dia menilai turnamen yang akan digelar pada awal Maret itu masih jauh.

“Iya, saya tahu Madura (United) bergabung dengan PSS, Persija, dan Borneo. Masih jauh. Kami fokus ke Piala Indonesia dulu. Nanti ada waktunya kami memikirkan Piala Indonesia,” kata pelatih berusia 49 tahun itu.

Madura United saat ini memang disibukkan dengan fokus pada agenda Piala Indonesia 2018. Mereka berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 5-0 dalam leg pertama babak 16 besar (17/2/2919).

Klub berjulukan Laskar Sape Kerrab itu kini juga sedang mempersiapkan tim menjelang leg kedua di kandang Sriwijaya FC, Kamis (21/2/2019). Mereka rencananya akan berangkat ke Palembang pada Selasa (19/2/2019).

“Saya biasanya tidak mau komentar ke depan terlalu jauh. Buat Piala Presiden, yang pasti kami harus berjuang sama-sama. Penting buat kami mendapat hasil yang terbaik untuk semua orang di Madura, termasuk suporter Madura United,” imbuh Dejan.