Ada Aroma La Liga dalam Pengembangan Klub Barito Putera

Klub sepak bola Barito Putera memiliki langkah yang berbeda dalam persiapan menghadapi Liga 1 2019. Klub asal Kalimantan Selatan ini cukup banyak mengontrak pemain muda, termasuk beberapa pemain bintang Timnas U-16 yang akan memperkuat Barito Putera U-19.

Setidaknya ada empat pemain bintang yang dikontrak Laskar Antasari jelang akhir musim 2018 lalu, yakni Amiruddin Bagas Kaffa, Amiruddin Bagus Kahfi, Mochammad Yudha Febrian, dan David ‘Bembeng’ Maulana.

Guna mematangkan pengembangan klub di usia muda, dua pelatih Barito Putera memanfaatkan kesempatan untuk menimba ilmu kepelatihan sepak bola di Spanyol, sekaligus mengejar lisensi AFC Pro pertama di Indonesia, yakni Yunan Helmi dan Mundari Karya.

Keduanya pun melakukan studi banding ke salah satu klub yang bermain di La Liga Spanyol, yakni Deportivo Alaves pada Januari 2019 lalu.

Hasilnya, Yunan Helmi mengakui jika pengembangan klub usia muda Alaves memang salah satu yang terbaik di dunia.

“Deportivo Alaves bukan klub besar, tetapi mempunyai semangat dan profesionalisme yang sangat besar, mulai dari fasilitas latihan, manajemen, ofisial dan lain-lain sangat bagus,” ucap asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 tersebut sebagaimana dilansir dari laman resmi Barito Putera.

Sementara itu, Direktur Akademi Usia Muda Barito Putera, Mundari Karya mengaku banyak belajar dari kunjungannya ke Deportivo Alaves untuk kemudian diterapkan dalam pembinaan klub Barito Putera di usia muda.

“Klub ini punya visi yang sangat baik, semua pemain diambil dari akademi yang mereka miliki,” ucap Mundari Karya.

“Saya akan jelaskan dan laporkan hasil ini ke klub untuk kemudian diterapkan di Barito, agar seterusnya dimaksimalkan pembentukan pemain dari usia muda, kita buktikan bahwa kita juga bisa,” tambahnya.

Prinsip pembinaan pemain Deportivo Alaves nampaknya senada dengan filosofi dari pemilik Barito Putera, (almarhum) H. Abdussamad Sulaiman.

Mantan pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut memang bercita-cita untuk membuat Barito Putera menjadi klub yang menerbitkan para pemain muda untuk menjadi andalan di Timnas Indonesia.