PSIM Yogyakarta Segera Himpun Kekuatan, Mulai Petakan Komposisi Pemain Hadapi Liga 2 2019

PSIM Yogyakarta tak kunjung memulai persiapan pembentukan tim menyongsong kompetisi Liga 2 2019.

Padahal, beberapa kontestan kasta kedua gencar melakukan perburuan pemain dalam ambisinya promosi ke kasta tertinggi di antaranya Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, Persis Solo, Persita Tangerang, hingga tim promosi Bogor FC.

Manajer PSIM Yogyakarta musim lalu, Erwan Hendarwanto, mengaku telah bertemu jajaran manajemen guna mempersiapkan tim.

Hasilnya, ia telah mengantongi nama-nama penggawa musim lalu yang bakal diproyeksikan untuk mengarungi kompetisi musim 2019.

Namun dari daftar nama pemain yang masuk rekomendasi, tampaknya PSIM Yogyakarta harus rela ditinggal dua pilarnya musim lalu yaitu Ismail Haris dan Riskal Susanto yang merapat ke Persiba Balikpapan.

“Saya memang usulkan agar persiapan tim segera dilakukan. Apalagi untuk pemain berkualitas jadi rebutan,” kata Erwan Hendarwanto, Rabu (20/2).

Benar saja, beberapa pemain yang digadang-gadang menjadi incaran PSIM Yogyakarta keburu digaet tim lain, di antaranya Azka Fauzi (eks Persis Solo) dan Qischil Gandrum Minny (eks PSS Sleman).

Azka Fauzi pun sebelumnya membenarkan bahwa ia mendapat tawaran dari PSIM Yogyakarta, serta beberapa tim lain.

Namun kemungkinan besar ia bakal berlabuh ke Persita Tangerang lantaran pertimbangan pelatih, Widodo Cahyono Putro, yang merupakan mantan pelatihnya di Bali United.

Begitupun Qischil Gandrum Minny yang telah resmi menjalin kesepakatan bersama tim berjuluk Pendekar Cisadane, kendati namanya sempat santer dikabarkan masuk dalam bidikan Bogor FC.

“Kalau incaran pertama kami lepas, kami akan cari yang lain,” kata Erwan.

Erwan mengungkapkan awalnya ingin mengumpulkan pemain pada Senin (18/2/2019) lalu. Dengan harapan, waktu yang ada bisa digunakan untuk melakukan seleksi pemain maupun pemanggilan pemain-pemain lama.

“Tapi belum ada kabar lagi,” ujarnya.

Pelatih berlisensi C AFC ini mengakui bahwa manjemen tengah fokus pada menggaet investor dan sponsor baru.

Bahkan kabarnya, 95 persen PSIM Yogyakarta akan memiliki investor baru. Dengan begitu, harapan Laskar Mataram untuk naik kasta yang lebih tinggi bisa terjamin.

“Semoga saja kedua belah pihak memiliki keinginan sama untuk ke arah sana. Apalagi PSIM sekarang didukung infrastruktur yang cukup mendukung Stadion Mandala,” pungkasnya. (tribunjogja)