Persidago Bertekad Tampil Lepas Di Markas Persebaya

Takluk dengan skor telak 1-4 di pertemuan pertama, tim Liga 3, Persidago Gorontalo akan berupaya tampil lepas kala menghadapi Persebaya Surabaya pada leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (23/2) sore nanti.

Pelatih Persidago Gorontalo, Romy Malamua memastikan timnya tidak datang ke Surabaya untuk memberikan kemenangan mudah bagi tim tuan rumah. Diakuinya, Persebaya Surabaya unggul secara kualitas, namun demikian, Persidago tidak akan kalah dari sisi semangat.

“Tidak ada kata pasrah, atau menyerah. Kami tetap akan memberikan perlawanan terbaik. Kami memang kalah kelas. Namun, kami akan bekerja keras,” katanya seperti dilansir laman resmi pssi.

Terkait kekuatan Persebaya Surabaya, Romy Malamua menyebut, para pemainnya harus memberikan perhatian khusus terhadap penyerang asing tuan rumah, Amido Balde. Pada pertandingan pertama lalu, eks penyerang Celtic itu membukukan dua gol dan satu assist.

Menurutnya, dengan tinggi menjulang dan kemampuan finishing-nya, Amido Balde berpotensi besar untuk kembali menjadi ancaman utama lini pertahanan Persidago Gorontalo. Untuk itu, Romy Malamua akan menginstrusikan seluruh pemainnya untuk selalu memberikan penjagaan khusus terhadap Amido Balde.

“Kami harus menjaga dia dengan dua atau tiga pemain. Bermain di kandang sendiri, dia pasti akan lebih agresif nanti,” terangnya.

Sementara itu, kapten tim Persidago Gorontalo, Yuaib Rauf juga termotivasi untuk memberikan perlawanan terbaik. Terkait dukungan supporter tuan rumah yang dikenal militan dalam mendukung tim kebanggaannya ketiga berlaga di GBT, Yuaib Rauf mengaku akan menjadikan hal itu sebagai tambahan motivasi untuk memberikan perlawanan lebih terhadap Bajul Ijo.

“Kami sudah mencoba lapangan, stadionnya megah. Mungkin kami akan nervous bermain di depan begitu banyak penonton, namun itu juga bisa membuat kami lebih termotivasi,” terangnya.