Pelatih PSIS Semarang Beri Syarat Sulit Bagi Esaiah Pello Benson

PSIS Semarang kedatangan mantan pemainnya era musim 2004, Esaiah Pello Benson asal Liberia.

Pemain yang kini sudah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) lewat proses naturalisasi itu masih mengikuti seleksi di PSIS Semarang, sejak hari Senin (18/2/2019) lalu.

Headcoach PSIS, Jafri Sastra mengatakan masih perlu waktu dua hari ke depan memantau Pello Benson, sebelum diputuskan masa depannya di PSIS.

“Kalau Benson, dia masih perlu satu sampai dua hari lagi untuk kita pantau, baru kita putuskan. Karena kalau saya melatih ketika ada program latihan, jarang saya menilai dari uji tanding sebelas lawan sebelas,” kata Jafri Sastra, Kamis (21/2/2019).

Adapun pada Kamis pagi tadi, Benson melahap semua program latihan yang diberikan Jafri Sastra selama 105 menit.

Tim pelatih PSIS menilai, fisik pemain berisia 36 tahun ini masih perlu peningkatan.

“Aspek-aspek yang saya berikan tadi, mungkin itu lebih cermat saya meneliti. Dari skillnya, dari aspek fisiknya, kerja sama, dan hal-hal lainnya,” imbuh Jafri.

Jafri mengaku memberikan standar tinggi kepada Pello Benson, agar bisa lolos seleksi.

Bahkan, ia mengatakan Benson harus mampu menunjukkan kualitasnya di posisi gelandang.

Termasuk harus bisa menunjukkan kualitasnya di atas wonderkid PSIS, Septian David Maulana.

Alasannya, Jafri mengatakan Benson tetap terhitung sebagai pemain asing baginya walau saat ini Benson sudah berstatus WNI.

“Kalau Benson, dia ukurannya pemain asing, meski kini status dia pemain naturalisasi. Dia harus di atas David Maulana, pemain standar nasional. Kalau di atas pemain-pemain muda di sini ya pusing juga nanti. Kalau ada umur 19 tahun yang kayak Benson sudah pasti mau,” ujarnya.

“Tapi yang jelas, Benson masih saya kasih kesempatan selama dua hari ke depan. Saya pantau terus. Makanya tadi kita latihan defending attacking individual and tactical skill. Jadi setiap pemain tadi saya coba, bagaimana dia bertahan, bagaimana dia mengambil bola, komunikasi, bagaimana teknik yang dia gunakan. Kalau satu lawan satu kita bisa lihat, dua lawan dua bisa kita lihat,” sambungnya.

“Dengan lapangan yang kecil, saya bisa lihat semua kemampuan mereka semua,” imbuh Jafri Sastra.

Selain Pello Benson, dalam latihan pagi tadi, terlihat juga pemain asing asal Chile ikut dalam latihan. Yaitu Diego Garcia.

Saat disinggung, Jafri mengatakan kemampuan sang pemain masih biasa-biasa saja.

“Dia pemain asing yang datang berposisi sebagai gelandang. Ya kamu (Wartawan) lihat saja, bisa tidak dia. Kalau di atas Conteh saya kira masih jauh. Kami prioritaskan mencari striker, karena kita belum ada,” pungkas Jafri. (*)