Pemain Asing Persebaya Hanya Dikontrak Satu Musim

Dua pemain asing baru sudah gabung Persebaya dalam beberapa hari terakhir. Keduanya adalah Manuchekhr Dzhalilov (gelandang/Tajikistan) dan Amido Balde (striker/Guinea-Bissau).

Masing-masing itu mendapat kontrak jangka pendek, hanya satu tahun. Hal itu sangat lumrah terjadi di klub-klub Indonesia. Banyak kekhawatiran pemilik dan jajaran manajemen klub jika mengikat kontrak pemain jangka panjang.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, memilih cara yang umum ditempuh klub lain itu. Seperti biasanya, dia berdalih regulasi Liga 1 2019 yang belum jelas membuat Persebaya mencari aman ketika memberikan durasi kontrak pada pemain.

“Satu tahun. Pemain asing mendapat kontrak berapa musim itu, selalu menjadi pertanyaan di klub selama ini. Tapi, itu kembali lagi karena memang ketidakpastian regulasi yang kami dapatkan,” kata Candra.

Sebenarnya situasi ini kurang menguntungkan buat Persebaya. Musim lalu, mereka kehilangan striker andalan, David da Silva, akibat hanya dikontrak satu musim. Pemain asal Brasil itu lantas membela klub Korea Selatan, Pohang Steelers.

Meski begitu, kebijakan kontrak semusim itu telah diambil. “Misalnya, Persebaya mengontrak pemain asing tiga tahun, kami belum tahu regulasi tahun depan berubah atau tidak. Yang lebih aman, kami mengontrak satu musim,” ujar manajer berusia 42 tahun tersebut.

Sejauh ini Persebaya sudah memiliki tiga pemain asing. Selain Dzhalilov dan Balde, klub yang berdiri pada 1927 itu mempertahankan bek asal Brasil, Otavio Dutra, yang sudah bergabung sejak musim lalu.

Dalam waktu dekat, Persebaya akan kedatangan gelandang serang asal Bolivia, Damian Lizio, yang dijadwalkan tiba pada pertengahan Februari 2019. Meski terkesan mengkritik ketidakpastian regulasi, Candra lagi-lagi berpedoman pada regulasi itu.

“Itu pun kami juga belum tahu apakah musim ini akan ada pergantian regulasi atau tidak. Acuan kami didasarkan pada musim lalu. Jadi, sekarang kami memanfaatkan kuota pemain asing,” imbuh Candra.

Sesuai regulasi Liga 1 2018, setiap kontestan, termasuk Persebaya, diperbolehkan mendaftarkan empat pemain asing dengan minimal satu di antaranya berpaspor negara anggota AFC. Regulasi itu kemungkinan tidak mengalami perubahan musim ini.