Petinggi PSSI Disarankan Mundur Massal

Penetapan pelaksana tugas (Plt) ketua umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka pengrusakan barang bukti kasus pengaturan skor dianggap menjadi momen bagi para petinggi induk organisasi sepakbola nasional itu mundur dari posisinya.

Manajer Madura FC Januar Herwanto menyatakan, penetapan Joko sebagai tersangka membuat PSSI dalam kondisi darurat, dan harus disikapi secara serius. Menurut Januar, pengunduran diri para petinggi PSSI merupakan bentuk pertanggungjawaban moral.

“PSSI sekarang dalam kondisi darurat, karena kasusnya sudah mencapai pucuk pimpinan PSSI. Siapa yang menjamin ke depannya tidak ada tersangka baru? Saya melihatnya akan ada penangkapan berikutnya,” ujar Januar.

“Kalau mencintai sepakbola Indonesia, sebaiknya Jokdri [sapaaan Joko] segera mengundurkan diri, dan mengajak kawan-kawan Exco [komite eksekutif]. Itu menjadi tanggung jawab moral terhadap bangsa ini.”

Januar menambahkan, kongres luar biasa (KLB) sudah menjadi kewajiban untuk mengatasi permasalahan di sepakbola nasional. Hanya saja, ia menyarankan agar KLB digelar setelah pemilihan umum (Pemilu) legislatif dan presiden.