Suporter Persebaya Menyindir Joko Driyono dan PSSI Lewat Koreo

Pemandangan menarik tersaji saat Persebaya menjamu Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (16/2/2019). Suporter Persebaya, Bonek, membentangkan koreo yang berisikan sindiran pada situasi sepak bola nasional.

Dalam koreo itu, Bonek menampikan koreo bertuliskan “Revolusi PSSI C*k” dengan huruf “s” pada kata “PSSI” diganti dengan simbol mata uang dolar AS. Penekanan kata terakhir juga merupakan kata yang bisa diartikan sebagai istilah kasar di Jawa Timur.

Koreo yang terletak ditampil Bonek Gate 21 itu juga menampilkan beberapa sosok yang merujuk kepada aparat. Mereka juga menulisnya dengan sebutan “Satgas Antimafia Bola”. Sekilas, konten koreo jelas merujuk pada situasi terkini yang dialami oleh PSSI.

“Kami sudah menyiapkan sejak lama koreo ini, sekitar dua minggu terakhir. Intinya, kami mendukung tugas Satgas Antimafia Bola dalam memberantas pengaturan skor. Kami akan mendukung Revolusi PSSI sampai jilid kesekian,” kata Erik Wicaksono, koordinator Bonek Gate 21, kepada Bola.com setelah pertandingan.

Kebetulan, saat ini publik sepak bola nasional juga tengah digegerkan dengan penetapan Plt Ketum PSSI, Joko Driyono, sebagai tersangka kasus pengaturan skor. Satgas Antimafia Bola juga sempat melakukan penggeledahan dan pengamanan beberapa barang di Apartemen Taman Rasuna, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Joko Driyono kini juga menjadi bulan-bulanan suporter Indonesia dan dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawa terhadap kacuanya sepak bola nasional. Pria asal Ngawi itu mendapat tekanan dari suporter untuk segera mundur dari jabatannya.

“Memang situasinya sangat pas. Kami menampilkan koreo ini saat publik sedang memperbincangkan Jokdri (sapaan akrab Joko Driyono). Penetapannya sebagai tersangka menjadi bencana buat sepak bola Indonesia,” ucap Erik.

“Bonek selalu mendukung penuh langkah Satgas Antimafia Bola dalam mengusut tuntas kasus pengaturan skor. Semoga kasus seperti ini bisa diselesaikan dan sepak bola Indonesia bisa benar-benar sehat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Persebaya mampu menghajar Persinga Ngawi dengan skor mencolok 8-0. Hasil ini mengantarkan Bajul Ijo ke babak 16 besar Piala Indonesia 2018 dan akan berjumpa dengan Persinga Ngawi.