PSIM Jogjakarta Rindu Bermain di Mandala Krida

PSIM Jogjakarta menginginkan Stadion Mandala Krida menjadi home base mereka di musim 2019 ini. Menurut pengurus, PSIM akan menemukan kembali ruh sebenarnya jika bermarkas di Stadion Mandala Krida

“Harapan kami bisa dipakai kembali menjadi kandang. Jika memang bisa (mendapat izin), sama saja nanti mengembalikan ruh PSIM,” kata Jarot Sri Kastawa, Sekretaris PSIM saat dihubungi JawaPos.com, Senin (28/1).

Stadion Mandala Krida yang berada di pusat Kota Jogjakarta tersebut mulai direnovasi pada 2012 silam dan baru selesai akhir 2018 lalu. Sejak musim 2016, PSIM harus berpindah-pindah kandang, salah satu yang dipilihnya yakni Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul.

Kini Stadion Mandala Krida menjadi salah satu venue terbaik di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Karena fasilitas olahraga yang semakin lengkap, dan menampung 30 sampai 35 ribu penonton di atas tribun. “Itu kan milik Provinsi (DIJ), kami akan sowan (minta izin) terlebih dahulu nanti,” kata Jarot.

Ada banyak keuntungan ketika nantinya diperbolehkan memakai stadion itu menjadi. Salah satunya lebih mudahnya pengawasan terhadap suporter.

“Lokasinya di Kota Jogjakarta, dari sisi pengawasan suporter tidak terlalu jauh. Sekarang Mandala begitu besar, kapasitas besar. Cuma harus dibarengi dengan rasa memiliki. Ibarat omah dewe (rumah sendiri) mosok ya arep diacak-acak dewe (masak mau dirusak). Ini yang paling penting,” ucapnya.

Lanjut Jarot, saat ini pihaknya masih dalam proses pembahasan dengan investor dalam persiapan tim. Targetnya awal Februari nanti sudah selesai, dan mulai membentuk manajemen serta meminta izin pemakaian stadion menjadi home base.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*