Persebaya U-17 Juara, Bonek Hijaukan Surabaya Arak Inzaghi Dkk

Ribuan Bonek menghijaukan jalanan Kota Surabaya saat menyambut kedatangan rombongan tim Persebaya U-17 yang menjuarai Piala Soeratin. Mereka lalu mengarak Fachrul Inzaghi dan kawan-kawan yang membawa trofi juara Piala Soeratin menuju Wisma Persebaya.

Bonek sudah berkumpul di pintu masuk Surabaya di kawasan Bundaran Waru, Sidoarjo, sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah sukses menjadi juara dengan mengalahkan Persepan Pandeglang 2-0, suporter mencari informasi kapan Bajol Ijo cilik tiba di Surabaya. Sambutan begitu luar biasa diberikan karena Persebaya harus menunggu 17 tahun untuk kembali meraih gelar bergengsi tersebut.

Spanduk dan bendera-bendera kebesaran Persebaya berkibaran sepanjang Jl. Ahmad Yani menuju Wisma Persebaya di Karangggayam. Lagu kebanggaan, Song for Pride, menggema menyambut kedatangan tim besutan Seger Soetrisno itu. “Mereka luar biasa. Kami merasa sangat takjub,” kata Maurits Bernhard Pangkey, manajer tim Persebaya U- 17 dalam laman resmi Persebaya.id.

Persebaya menjadi juara Piala Soeratin U-17 setelah mengalahkan Persepan Pandeglang 2-0 di Stadion Soeprijadi, Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (9/2). Sebelumnya, Fachrul Inzaghi dkk mengandaskan Bali United U-17 5-0 di babak semifinal.

Arak-arakan dilakukan sampai Wisma Persebaya karena tempat itu adalah tempat pemain muda Persebaya digembleng. Di sanalah, semua pemain binaan klub internal Persebaya menajalani kompetisi. Hingga terlahirlah pemain-pemain hebat. Baik untuk tim junior maupun senior.

Pesta penyambutan Persebaya U-17 kemarin mirip dengan penyambutan saat Green Force juara Liga 2 tahun lalu. Juga ketika para pemain kembali dari pertandingan melawan Arema FC pada 7 Oktober 2018.

Pelatih Persebaya U-17, Seger Sutrisno, tampak terharu dengan sambutan meriah dari Bonek. Pria yang pernah membawa Persebaya juara Perserikatan 1987-1988 itu sudah lama tidak merasakan dukungan masif seperti ini. ”Saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua saudara-saudara Bonek. Rasanya sudah seperti pertandingan di GBT (Stadion Gelora Bung Tomo). Teruslah mendukung Persebaya untuk membawa kebanggaan pada Kota Surabaya,” ucapnya.

Euforia kemenangan itu juga dirasakan tim Persebaya senior. Kapten tim Ruben Karel Sanadi, Bejo Sugiantoro (asisten pelatih) dan Rudy Eka Priyambada (pelatih fisik) ikut dalam pesta penyambutan. ”Selamat kepada adik-adik Persebaya U-17. Kalian adalah masa depan Persebaya,” kata Bejo.

Perjalanan Persebaya U-17 menjadi juara Piala Soeratin U-17 terbilang luar biasa. Mereka tak terkalahkan sejak seri regional di Jatim. Bahkan, dua gelar individu diboyong pemain Persebaya U-17. Yakni gelar top scorer menjadi milik Taufiq Hidayat dengan 8 gol. Dan gelar pemain terbaik diraih gelandang Dicky Kurniawan Arifin

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*