Arema FC Wujudkan Keinginan Indra Sjafri, Apa Itu?

Timnas Indonesia U-22 bermain imbang 1-1 atas Arema FC, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (10/2/2019). Pelatih Indra Sjafri mengaku senang dengan hasil tersebut.

Sebelum pertandingan, Indra Sjafri berharap anak asuhnya mendapatkan tekanan dari Arema FC dan juga suporternya. Terbukti, selama 90 menit, Hanif Sjahbandi dan kolega terlihat sulit mengembangkan permainan.

“Sebelum pertandingan, malam hari saya melakukan diskusi dengan coach Milo (Milomir Seslija). Saya ingin selama 90 menit Arema menekan,” ujar Indra Sjafri selepas pertandingan.

“Karena ini penting bagi kami sebelum berangkat ke Kamboja. Kami akan bermain melawan tuan rumah, dan mungkin saja akan mendapatkan tekanan yang sama,” kata eks pelatih Bali United itu.

Indra menjelaskan bahwa anak asuhnya benar-benar tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama. Pelatih asal Sumatera Barat itu melihat lini serangnya dikunci Arema.

“Di babak pertama terutama, mungkin kami tidak bisa mengembangkan permainan karena semua lini ditutup. Marinus (Wanewar), Witan (Sulaiman), Billy (Keraf) ditutup,”

“Sehingga kami banyak bermain aman memainkan bola di sepertiga lapangan kami sendiri. Kemudian di babak kedua, masuknya beberapa pemain membuat situasi sedikit berubah dengan terciptanya satu gol meskipun kami masih tetap ditekan,” ucapnya.

Timnas Indonesia U-22 masih akan memainkan laga uji coba pada Selasa (12/1/2019). Madura United bakal menguji permainan timnas U-22 jelang keberangkatan ke Kamboja untuk ikuti Piala AFF U-22 2019.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*