Madura United Menolak Julukan Los Galacticos Indonesia

Sebutan Los Galacticos Indonesia diberikan kepada Madura United di awal musim ini. Istilah itu muncul dari warganet melihat kedatangan pemain bintang macam Aleksandar Rakic, Jaimerson Xavier, Beto Goncalves, Andik Vermansah, ke klub tersebut.

Namun, Manajer Madura United, Haruna Soemitro, menolak timnya mendapatkan sebutan seperti itu. Dia merasa kebijakan transfernya klubnya berjalan seperti biasa dan tidak perlu menyebut pemainnya dengan sebutan bintang.

“Apa itu Los Galacticos? Saya tidak paham. Bagi saya pemain Madura United itu bukan pemain bintang, tapi mereka adalah aset klub. Tidak usah berlebihan menilai tim ini,” kata Haruna kepada Bola.com.

Seperti diketahui, julukan Los Galacticos yang berarti “Para Galaksi” muncul pada 2000-an ditujukan untuk raksasa asal Spanyol, Real Madrid. Klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu mendatangkan pemain bintang dari berbagai negara dengan ambisi juara.

Mereka merekrut pemain berkualitas berstatus kapten dari empat timnas di Eropa, yaitu Zinedine Zidane (Prancis), Luis Figo (Portugal), David Beckham (Inggris), Fabio Cannavaro (Italia). Pemain bintang lain juga didatangkan, seperti duo Brasil, Ronaldo dan Roberto Carlos, hingga Michael Owen (Inggris).

Deretan pemain itu masih ditambah beberapa pemain lokal Spanyol yang juga berlabel timnas. Di antaranya Iker Casillas, Fernando Hierro, Guti, Raul Gonzalez, dan Fernando Morientes.

Situasi ini sangat mirip dengan Madura United. Selain nama-nama tersebut di atas, mereka masih memiliki Greg Nwokolo, Zah Rahan, dan Dane Milovanovic. Pemain Timnas Indonesia juga melimpah seperti Zulfiandi, Fachruddin Aryanto, Alfath Faathier, dan Ridho Djazulie.

Daripada fokus pada julukan itu, Haruna memilih menunjukkan keseriusan timnya merekrut pemain muda. Selain beberapa nama-nama itu, masih ada pemain jebolan Timnas Indonesia U-19 macam Rifad Marasabessy, Kadek Raditya, Syahrian Abimanyu, dan Dava Aldiansyah.

“Kami memang menyiapkan pemain debutan yang sudah punya pengalaman cukup di Madura United. Satu atau dua tahun ke depan, Madura United tidak akan kehabisan stok pemain. Kami memang khusus kami persiapkan itu,” ucap Haruna.

Bagaimanapun, Real Madrid tetap mendapat julukan aslinya Los Blancos yang berarti Si Putih dalam berbagai pemberitaan. Sama halnya Madura United yang telah memiliki julukan Laskar Sape Kerrab, tak perlu menggantinya dengan Los Galacticos.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*