Presiden Persija Bicara Soal ‘Cuitan’ Gede Widiade Hingga Kepemilikan Saham Klub

Presiden Persija Jakarta, Fery Paulus membantah pernyataan eks direktur utama tim Ibu Kota, Gede Widiade yang mengatakan tidak diberitahu terkait Rapat Umum Pemegang Saham (RUapS) dan pemindahan kantor klub dari Duren Tiga ke Kuningan, Jakarta.

Ferry menjelaskan jika Gede sudah diberikan kabar sebelum keberangkatan ke Turki beberapa waktu lalu. Sehingga hal itu tidak ditanggapi secara serius, setelah Gede memutuskan mundur dari jabatan direktur utama klub sepak bola Persija.

“Rasanya tidak ya. Artinya sebelum pak Gede berangkat, itu sudah disampaikan. Tapi buat saya itu, aksi korporasi dan itu hal yang biasa. Jadi pergantian (manajemen) dan proses pergantian itu fine-fine saja ” kata Ferry pada awak media berita sport.

“Ya, mungkin ada deviasi dalam arti overlaping serah terima dan sebagainya ya. Kemudian di komplain oleh Pak Gede dan Pak Rafil Perdana (Eks COO Persija).”

“Ini itu yang belum bisa saya gali, karena memang saya belum bertatap muka langsung,” imbuhnya soal mundurnya Fede Widiade dan Rafil Perdana.

Lebih lanjut, Ferry Paulus menegaskan hanya ada pergantian pengurus di jajaran manajemen. Hal itu juga tidak ada kaitannya dengan perpindahan kepemilihan atau saham.

“Belum ada, pemegang saham masih yang kemarin. Ini hanya pergantian direksi saja,” tutupnya.

Sekadar informasi, Gede Widiade mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Persija Jakarta pada Rabu (06/02/19) lalu. Posisinya sendiri digantikan oleh Kokoh Alfiat.