Jumpa di Piala Indonesia, Animo Suporter PSS Sleman Buat Pelatih Italia Waspada

Klub promosi Liga 1 (kasta tertinggi bola Indonesia) 2019, PSS Sleman sukses melaju ke babak 16 Besar Piala Indonesia dan akan berjumpa dengan kontestan Liga 1 lainnya, yakni Borneo FC.

PSS Sleman menumbangkan Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Kamis (31/01/19) malam dengan skor imbang 3-3. Meski bermain imbang, skuat Super Elang Jawa sebelumnya menuai kemenangan tipis 1-2 saat leg pertama kontra Barito Putera di Stadion Demang Lehman.

Hasil akhir ini memastikan langkah mereka melaju ke babak 16 besar dan bertemu Borneo FC yang juga sudah membenahi klubnya dengan mendatangkan pelatih sepak bola anyar asal Italia, Fabio Lopez.

Meski belum mendapat rilis resmi terkait jadwal pertandingan, namun Fabio Lopez mengaku telah waspada terhadap permainan PSS Sleman. Sehingga ia perlu melakukan persiapan lebih guna menjamu tim Super Elja di leg pertama nanti.

“Jadi saya harap kami punya persiapan yang baik untuk pertandingan nanti,” ucap Fabio Lopez sebagaimana dilansir dari laman resmi Borneo FC, Sabtu (09/02/19).

Meski sudah lama meninggalkan Indonesia dan melatih beberapa klub luar negeri, namun pelatih 45 tahun tersebut mengaku sudah mengenal PSS Sleman yang memiliki basis suporter cukup banyak dan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.

“(Suporter PSS) bagus, saya suka, saya pun mendapat motivasi lebih (menyambut pertandingan tersebut),” ujar Fabio Lopez.

Hanya saja prestasi tersebut sempat tercoreng lantaran suporter yang dikenal dengan nama Brigata Curva Sud (BCS) tersebut sempat melakukan tindakan tidak terpuji dengan melempari wasit dan pemain di lapangan pada laga kontra Barito Putera di Stadion Maguwoharjo.

Hingga kini PSSI selaku operator Piala Indonesia masih belum menjatuhkan sanksi pada kubu PSS Sleman terkait ulah suporternya tersebut.