Pemain Anyar Langsung Moncer, PSS Sleman Sukses Bungkam Kritikan

PSS Sleman sempat mendapatkan kritikan tajam dari para suporter dalam proses pembentukan tim menuju Liga 1. Berhasrat timnya membawa pemain bintang, PSS Sleman justru memboyong pemain-pemain dari Liga 2.

Namun, para pemain anyar dari kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut justru langsung moncer. Setidaknya dari dua laga melawan Barito Putera di Piala Indonesia sekaligus lolos ke babak 16 besar.

Striker Kushedya Hari Yudo yang diboyong dari Kalteng Putera langsung unjuk gigi dengan mencetak dua gol kemenangan di leg pertama. Sementara trio eks PSMP Mojokerto yakni Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, dan Derry Rachman tampil apik di leg kedua.

Haris Tuharea tercatat mengemas satu assist dan satu gol, lalu Ricky mencetak satu gol dan Derry Rachman mengirim satu assist di babak pertama. Performa para pemain ayar itu mendapat pujian dari pelatih Seto Nurdiyantoro. Begitu pula gelandang M Sidik Saimima yang menyumbang satu gol.

“Mereka tampil bagus dan bisa memberi warna pada penampilan tim ini. Saya pikir ini memang talenta yang kita butuhkan. Mereka terus menunjukkan progres positif,” kata Seto.

Pelatih berusia 44 tahun itu optimistis, performa mereka semakin berkembang. Selain itu, kerja sama dan komunikasi dengan para pemain lama bakal semakin apik.

“Dari segi usia mereka juga masih muda. Jadi harapannya masih bisa kita kembangkan dan nanti mampu memberikan penampilan yang maksimal saat kompetisi,” tegas mantan pelatih PSIM Yogyakarta itu.