Bima Sakti Tak Akan Adopsi Gaya Bermain Inggris di Timnas Indonesia U-16

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, mengatakan tidak akan mengadopsi gaya bermain Inggris di skuat Garuda Asia. Dia menegaskan hanya akan menyerap ilmu yang sesuai filosofi sepak bola Indonesia.

Bima Sakti akan mendampingi 25 pemain Indonesia untuk menimba ilmu sepak bola di Inggris. Program bertajuk Garuda Select itu memberangkatkan para pemain berusia belia.

Para talenta muda Indonesia bakal mendapatkan pelatihan dengan standar Eropa selama enam bulan di Inggris. Adapun Bima akan mendampingi skuat Garuda Select, sekaligus menjadi asisten Dennise Frank Wise yang merupakan legenda Chelsea.

“Kami bukan seratus persen mencontoh semuanya. Kami harus sesuaikan gaya berrmain sesuai karakter pemain Indonesia. Kami adopsi hal positif dan bisa diterapkan disini,” kata Bima kepada wartawan.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, menilai Inggris adalah tempat yang tempat untuk menjadi wadah pembelajaran program Garuda Select. Namun, Tisha juga menegaskan semua hal yang dipelajari di Inggris harus disesuaikan dengan rumusan Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia).

“Kami tidak lagi berkiblat ke suatu negara karena memiliki gaya bermain sendiri dengan menciptakan Filanesia. Dalam rangka penyempurnaan Filanesia ini, kami tentu membutuhkan banyak riset,” ujar Tisha.

“Inggris salah satu yang berhasil dalam pengembangan usia muda. Kami perlu telaah dan riset itu untuk menyempurnakan Filanesia,” tutur Tisha.

Garuda Select dihuni mayoritas pemain yang sempat memperkuat Timnas Indonesia U-16, antara lain Sutan Zico hingga Amiruddin Bagas Kaffa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*