Beredar Kabar Laga Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya Tanpa Penonton, Begini Reaksi Djanur

Beredar surat dari PSSI kepada Gubernur Akademi Angkatan Laut tentang permohonan peminjaman lapangan dan dukungan lapangan untuk menggelar laga 32 besar Piala Indonesia Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya. Peminjaman lapangan dengan nomor surat 379/UDN/222/1-2019 untuk Lapangan/Stadion Jala Krida,Bumimoro AAL, Surabaya untuk laga tertanggal 9 Februari (leg 1) dan 12 Februari (leg 2)

Menariknya, dalam surat itu tertulis bahwa dua laga tersebut akan digelar tanpa penonton. Menanggapi hal tersebut, pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, menilai jika saja itu terjadi akan menjadi kerugian tersendiri bagi Bajul Ijo.

“Itu suatu kerugian, karena orang lain bisa bertandinng normal dengan penonton, kami tidak bisa didukung oleh Bonek (suporter Persebaya Surabaya). Kami merasa rugi saja tidak didukung oleh suporter sendiri,” terang pelatih yang akrab disapa Djanur itu usai pimpin latihan tim di Stadion Jenggolo, Selasa (5/2/2019).

Padahal, ditambahkan Djanur, para Bonek Mania sudah rindu ingin melihat laga Persebaya.

Terlebih sejak berakhir kompetisi Liga 1 2018 lalu, belum satupun Persebaya gelar laga, karena jadwal babak 32 besar Piala Indonesia yang selalu ditunda.

“Bonek saya tahu sudah rindu penampilan Persebaya di GBT. Tapi apa boleh buat, kalau memang itu regulasi dan ketentuan, akan kami ikuti,” tutur Djanur.

Jadwal leg 1 babak 32 besar Piala Indonesia Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya sudah alami penundaan sebanyak tiga kali karena faktor izin keamanan.

Sebelumnya laga ini akan digelar tanggal 22 Januari, diganti 30 Januari, 5 Fabruari, dan terbaru 9 Februari.

Sejatinya Leg 1 Persebaya bertindak sebagai tim tamu, namun karena Persinga belum siap menggelar laga karena faktor keamanan, akhinrya laga tersebut baik waktu dan tempat dilimpahkan pada PSSI.