Indra Sjafri akan Terapkan Sepak Bola Menyerang di Timnas Indonesia U-22

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menyebut dirinya akan mengandalkan filosofi sepak bola menyerang. Menurut dia, filosofi tersebut yang saat ini diterapkan untuk pemain-pemain pilihannya tersebut.

Timnas Indonesia U-22 memiliki 3 agenda penting sepanjang 2019. Ujian Garuda Muda tahun ini adalah Piala AFF 2019, Kualifikasi Piala AFC U-23 2019, dan ditutup dengan SEA Games 2019.

Indra Sjafri bertekad meraih prestasi pada ajang-ajang tersebut. Untuk mewujudkan hal tersebut, pelatih asal Sumatra Barat itu bakal mengandalkan sepak bola menyerang dengan passing game.

“Indonesia pelan-pelan sudah memiliki filosofi sepak bola. Makanya, filosofi itu yang mulai kami terjemahkan. Saya pribadi punya filosofi menyerang dengan passing game dan walaupun demikian juga harus kuat di defense,” kata Indra Sjafri.

Mengandalkan sepak bola menyerang tentu saja bakal bertumpu pada kekuatan sayap dan penyerang sebagai penyelesaian akhir. Menanggapi hal tersebut, Indra Sjafri mulai puas dengan kinerja lini serang timnya yang sudah dibuktikan pada laga internal game di Lapangan ABC, Senayan, Sabtu (2/2/2019).

“Untuk finishing pun ada kemajuan. Terjadi 3 gol pada internal game ini. Jadi, pelan-pelan dan mudah-mudahan nanti di AFF dan AFC mereka semakin matang,” ujar pelatih berusia 56 tahun itu.

Hasil dari pemusatan latihan yang sudah berlangsung sejak 7 Januari 2019 bakal dibuktikan pada 2 laga uji coba. Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Bhayangkara FC (6/2/2019) dan Arema FC (10/2/2019) sebelum bertempur di Piala AFF 2019.