Game MM Bola Tangkas Online Indonesia

2 Pelajar SMA Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Suporter PSS Sleman

Polres Sleman menetapkan dua orang sebagai tersangka tewasnya suporter PSS Sleman, Muhammad Asadulloh Alkhoiri (20). Tersangka inisial RC (18) dan DN (18), keduanya warga Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul dan masih berstatus pelajar SMA.

“Kami tetapkan dua orang sebagai tersangka tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya korban. Keduanya masih berstatus pelajar kelas 3 SMA,” kata Kapolres Sleman, AKBP Rizki Ferdiansyah saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Jumat (25/1/2019).

Peran RC merupakan eksekutor. Dia pelaku yang melempar sebuah bongkahan batu cor dengan ukuran panjang 19 cm, lebar 12 cm, dengan tebal 10 cm ke arah korban. Sedangkan DN merupakan pengendara motor yang memboncengkan RC.

Diketahui, saat kejadian pada Sabtu (19/1) sekira pukul 19.30 WIB, posisi korban sedang membonceng adiknya berkendara sepeda motor sepulang dari menonton pertandingan Celebration Game PSS Sleman melawan Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Keduanya dalam perjalanan pulang menuju rumah di Jatinom, Klaten.

Sesampai di Jalan Solo Km 12, Kalasan, Sleman, tiba-tiba ada lemparan batu yang mengenai dada korban. Lemparan batu itu berasal dari sekelompok orang yang muncul di arah berlawanan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

“Dari tujuh orang yang diamankan, setelah dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti, dua orang ini yang ditetapkan sebagai tersangka,” Rizki menjelaskan.

“Ada satu tersangka lagi, SAK (15). Tapi dia beraksi di TKP yang berbeda, juga melakukan pelemparan batu,” dia menambahkan.

Meski berstatus pelajar dan di bawah umur, polisi memastikan tetap memproses hukum para tersangka. RC dan DN dijerat Pasal 338 subsidair Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP subsidair Pasal 351 ayat (3) KUHP. Sedangkan SAK dijerat Pasal 170 subsidair Pasal 351 KUHP.