Menang 3-0 di Uji Coba, Lini Belakang PSM Masih Mencemaskan

Meski meraih kemenangan 3-0 dalam uji coba melawan klub lokal Selasa (22/1) kemarin, bukan berarti permainan PSM Makassar sudah bagus. Tim pelatih justru menilai sektor belakang masih banyak yang harus dibenahi.

Asisten pelatih Imran Amirullah tak menampik kondisi tersebut. Menurut analisis sementara Imran, kerapuhan lini belakang tim terjadi karena pemain baru maupun lama belum memahami konsep permainan dengan baik.

“Tim ini kan ada beberapa pemain yang baru, kemudian lanjut ke uji coba. Makanya pemain baru kami coba kasih lebih dorong, supaya bisa lebih sama dengan yang lain. Bisa dibilang, masih ada banyak kekurangan di antara organisasi bertahan,” sebut Imran, Rabu (23/1).

Sejumlah pemain anyar memang telah mengisi pos benteng pertahanan Juku Eja. Di antaranya Taufik Hidayat, Aaron Evans, dan Beny Wahyudi. Pemain baru, disebutkan Imran, lebih ditekankan memahami ritme dan kombinasi permainan dari sisi pertahanan.

“Kami juga sebenarnya mesti memahami karena mereka baru (bergabung), jadi kami lebih cenderung tahap demi tahap dipatenkan kembali. Tapi pasti itu perlahan bisa kami kembalikan kerja sama antara pemain belakang ini,” ungkap Imran.

Sementara untuk lini tengah hingga depan, lanjut Imran, sama sekali tak terdapat kendala. Pemain menurutnya semakin memahami pola-pola yang telah ditentukan. Hal itu terlihat dari laga uji coba menghadapi klub lokal PSAD Hasanuddin di Stadion Mattoanging, Selasa (22/1) kemarin.

Laga uji coba digelar sebagai rangkaian penentuan komposisi tim yang bakal diturunkan dalam gelaran Piala Indonesia. Jika memungkinkan, materi tim ini akan dilanjutkan dalam sebagai pondasi persiapan ajang AFC Cup Februari mendatang.