Langkah PSIM Jogja Menyikapi Hasil Kongres PSSI

Manajemen PSIM Jogja akan menggelar rapat menyikapi hasil kongres tahunan PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019). Pokok bahasan paling penting yakni persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 2019.

Awalnya kompetisi kasta kedua ini disebut akan dimulai bulan Mei. Namun karena berbarengan dengan bulan Ramadan, hampir dipastikan Liga 2 baru digelar pada bulan Juni.

Longgarnya waktu persiapan menguntungkan Laskar Mataram. Apalagi dari sumber KAMPIUN.ID menyebut, ada pengusaha yang menjajaki kemungkinan berinvestasi di PSIM Jogja.

“Kita akan bahas langkah-langkahnya dalam rapat nanti. Baik soal kapan persiapan dimulai, bagaimana tim pelatihnya dan pembahasan stadion. Secepatnya rapat kita lakukan,” terang Sekretaris PSIM Jogja, Jarot Sri Kastawa kepada KAMPIUN.ID, Senin (21/1/2019).

Soal markas musim ini, Jarot berharap PSIM bisa menggunakan Stadion Mandala Krida lagi. Ia mengaku dalam dua musim ini, khususnya saat Liga 2 2018, fokus manajemen terpecah antara memikirkan tim dan mencari stadion untuk laga kandang.

“Informasi dari pihak pemborong, tiga sampai empat bulan dari tanggal peresmian sudah bisa dipakai. Kalau kompetisi jadi digelar tengah tahun, berarti kesempatan kita terbuka,” tutur Jarot.

“PSIM sangat berharap bisa memakai Mandala Krida lagi. Kalau stadion sudah jelas, manajemen bisa fokus mengurus tim, tidak pusing cari tempat tanding lagi,” imbuhnya.

Musim lalu perjalanan PSIM Jogja terhenti pada fase grup. Pencapaian itu menjadi sebuah prestasi lantaran skuad besutan Bona Simanjuntak memulai kompetisi dengan minus sembilan poin.

Musim depan, PSIM Jogja akan diperhitungkan lagi. Apalagi mereka terpicu dengan lolosnya klub tetangga, PSS Sleman ke Liga 1. PSIM pun sudah pasti memasang target ke kasta tertinggi.