Stadion Jatidiri Belum Rampung, PSIS Siapkan Dua Stadion Alternatif

Menjelang bergulirnya Liga 1 2019, PSIS Semarang mendapat kabar belum bisa menggunakan Stadion Jatidiri untuk menjamu tim-tim lawan. Stadion tersebut masih dalam proses renovasi. Karena itu, dua stadion kembali disiapkan PSIS untuk menggelar laga home di gelaran Liga 1 2019.

PSIS Semarang menutup kompetisi Liga 1 2018 dengan finis di peringkat 8. Itu merupakan capaian luar biasa yang ditorehkan tim kebanggaan Kota Semarang itu. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu pun sangat antusias menyambut musim baru.

Salah satu yang akan dilakukan manajemen PSIS adalah segera merampungkan renovasi stadion Jatidiri yang merupakan markas klub Kota Lumpia tersebut. Stadion Jatidiri rencananya baru dapat digunakan pada akhir 2019.

Nah, untuk mengawali musim depan, manajemen PSIS berencana menggunakan dua stadion. Stadion yang akan digunakan sebagai kandang PSIS adalah Stadion H. Moch Soebroto Magelang dan Stadion Utama Kendal.

“Stadion Jatidiri bisa dipakai tetapi agak pertengahan tahun. Sekitar September atau Oktober,” jelas Manajer PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.

Yoyok menjelaskan, kalau Stadion Jatidiri sudah 90 persen rampung. “Hanya kurang finishing saja,” jelasnya.

Renovasi Stadion Jatidiri diperkirakan menghabiskan dana Rp 1 triliun. Rencananya, stadion tersebut akan berkapasitas 45 ribu penonton. Jauh lebih besar daripada sebelumnya yang hanya berkapasitas 15 ribu. “Stadion Jatidiri akan bertingkat tiga jika sudah jadi,” imbuh Yoyok.

Dia berharap segera dapat menempati stadion baru, karena bermain nomaden sangat mengganggu finansial klubnya. “Kami tidak bisa mendapatkan pemasukan (tiket) yang baik,” jelas Yoyok. Selain itu manajemen memilih Kendal karena jaraknya yang dekat.

“Kapasitas Stadion Kendal kecil, jadi saat bertemu tim yang besar kami bermain di Magelang. Jika bertemu tim yang kecil kami bermain di Kendal,” pungkasnya.