Dapat Izin Dirjen PAS, Satgas Antimafia Bola Periksa Vigit Waluyo

Satgas Antimafia Bola Polri akhirnya mendapat izin untuk memeriksa Vigit Waluyo. Adapun izin itu diberikan Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Dirjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM hari ini.

“Hari ini kita dapat izin dari Dirjen Pas atas nama VW,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Selasa (22/1).

Kata dia, Tim Satgas Antimafia Bola katanya sudah bertolak ke Surabaya untuk pemeriksaan Vigit di Lapas Sidoarjo. Jika waktu tak mencukupi hari ini, katanya pemeriksaan bisa berlangsung besok. “Kalau tidak bisa hari ini, akan memeriksa besoknya,” sebut Dedi.

Pemeriksaan Vigit kata dia terfokus pada pengaturan skor di Liga 3 dan membuka pintu untuk di Liga 2. “Tim akan bekerja secara tuntas untuk pemerikaan saudara VW. Fokus kita pada ranah Liga 3, Liga 2,” tutur dia.

Kata dia, keterangannya sangat dibutuhkan untuk kinerja Satgas Antimafia Bola Polri membongkar skandal pengaturan skor. “Kalau misalnya (kasus pengaturan skor) di Liga 3 clear, kita ke Liga 2. Liga 2 clear, baru ke liga lainnya. Sangat tergantung keterangan VW, VW nanti mengerucut ke mana,” pungkas Dedi.

Sekadar informasi, penyidikan kasus Vigit merupakan pengembangan dari laporan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Dia diyakini menerima aliran dana pengaturan skor.

Saat ini status Vigit sudah menjadi tersangka. Polisi menyebutkan bahwa tersangka kasus pengaturan skor, Dwi Irianto alias Mbah Putih mengaku mendapat aliran dana Rp 115 juta dari Vigit. Uang itu diberikan Vigit kepada Dwi untuk mempermudah jalan PS Mojokerto Putra naik kasta dari Liga 3 ke Liga 2.