Kisah di Balik Kepindahan Esteban Vizcarra ke Persib

Gelandang naturalisasi asal Argentina, Esteban Vizcarra, menjadi nama kelima sebagai rekrutan baru Persib Bandung. Ada cerita menarik di balik kepindahannya ke Persib.

Vizcarra mengaku sempat menjalani seleksi pada medio 2010 waktu Persib ditangani pelatih Darko Janacovic. Namun, kala itu ia tak masuk dalam proyeksi Darko dan memutuskan bermain di Pelita Jaya.

“Waktu itu saya pernah main (seleksi), gak tau kenapa keluar (tidak lolos) dari sini (Persib),” ujar Vizcarra di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Jumat (18/1/2019).

Vizcarra pun beberapa kali dihubungkan dengan Persib. Namun, keterkaitan Vizcarra dengan Persib hanya sebatas rumor.

“Dari dulu cuma jadi rumor tapi tidak ada kontak. Ini pertama kali (berkomunikasi) dan langsung ke sini,” kata mantan gelandang Semen Padang itu.

Vizcarra juga tak menampik kepindahannya ke Persib turut dipengaruhi sang istri, Resti Ayu Ferdina, yang merupakan warga Bogor. Padahal saat itu ia mengaku mendapat 10 pinangan dari klub lain.

“Karena istri saya tinggal di Bogor dan di sana semua orang Persib, bobotoh di sana juga dari dulu ingin saya ke Persib. Dari sebelumnya ada 10 tim yang telepon,” ungkapnya.

Situasi itu turut didukung kehadiran Srdjan Lopicic yang juga pernah sama-sama bermain di Arema.

“Saya main bersama Lopicic di Arema, dia main luar biasa, orangnya kerja dengan hati di lapangan, kasih maksimal, dia main luar biasa, pemain bagus,” tuturnya.

Ragam dukungan yang ia dapat menjadi suntikan motivasi bagi Vizcarra. Apalagi, ia akan mendapat suntikan moral dari pendukung fanatik Persib.

“Motivasi tinggi karena ini tim besar punya suporter luar biasa dan pasti masuk lapangan suporter dukung kami. Itu motivasi tinggi dan saya akan kasih maksimal, setiap latihan kasih maksimal,” ujarnya.