Persinga Jamu Persebaya di Surabaya Tanpa Penonton

Sempat ditolak di tiga kota, pertandingan babak 32 besar Piala Indonesia leg 1, antara Persinga Ngawi melawan Persebaya akhirnya digelar di Stadion Jala Krida Bumimoro AAL, Surabaya, Selasa 22 Januari 2019.

Keputusan ini diambil Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur yang turun tangan karena pihak tuan rumah Persinga Ngawi tak mampu menggelar pertandingan. Dipastikan pertandingan bersifat tertutup alias tanpa penonton.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhanuddin, menjelaskan jika pertandingan Persinga kontra Persebaya akan langsung disupervisi pihaknya. ”Kami membantu mengoordinasikan saja. Kami masih mengajukan izin pemakaian stadion,” tutur pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.

Amir memastikan bahwa status pertandingan nanti bersifat tertutup atau tanpa penonton. Dia juga masih menanti jawaban dari pihak pengelola stadion.

“Sekarang masih menunggu dari pengelola stadion. Yang jelas, sudah pasti tanpa penonton,” ucapnya.

Bagi PSSI Jatim, ini adalah pengalaman kedua mereka di Piala Indonesia menjadi tuan rumah. Sebelumnya, mereka juga menghelat laga PSBI Blitar melawan Persebaya di Stadion Jala Krida Bumimoro AAL. Laga itu dimenangi Bajul Ijo dengan skor 14-0.

Seharusnya duel Persinga vs Persebaya dihelat di Stadion Ketonggo, Ngawi. Namun, panitia pelaksana pertandingan Persinga tidak mendapat izin dari Polres Ngawi. Sempat mencari alternatif di Jember dan Bojonegoro, namun juga terganjal masalah sama. (art)