Tak Harus Jadi Pelatih, Widodo Ingin Coba Hal Baru

Usai mengundurkan diri dari jabatan pelatih Bali United di Liga 1 2018, Widodo Cahyono Putro belum menemukan pelabuhan baru. Sembari mengikuti proses lisensi Pro AFC, pelatih kelahiran Cilacap 48 tahun silam itu masih meninam-nimang rencananya.

Ia mengatakan ada kemungkinan dirinya tak berkarier sebagai pelatih kepala pada tahun ini di Liga 1. Ada hal baru yang ingin ia coba pada periode 2019 ini.

Baginya, yang terpenting adalah masih bisa berkontribusi untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Apa pun posisinya dan di level mana pun nantinya, Widodo berambisi akan terus mengembangkan dunia bal-balan Tanah Air.

Sebenarnya ada dua kemungkinan jika eks striker timnas itu tak lagi menjadi pelatih kepala di Liga 1. Pertama, sebagai pelatih kepala di kasta bawahnya, Liga 1 atau Liga 3. Kedua, menjadi seperti Direktur Teknik di sebuah klub.

“Tahun ini saya ingin sesuatu yang berbeda. Saya rasa itu wajar sebagai manusia. Yang jelas saya hanya ingin sepak bola maju,” tuturnya kepada
Bolalob.

Kemanapun nantinya ia berlabuh di klub, ada beberapa faktor yang bakal menjadi pertimbangannya.

“Nanti akan saya lihat visi (klub) itu bagaimana. Terus ada infrastruktur, komitmen, dan yang utama kondisi keuangannya,” katanya melanjutkan.

“Tapi perlu dipahami, membangun sepak bola tak harus di level atas,” ucap eks pelatih Gresik United dan Sriwijaya FC itu.