PSM Bisa Lepas Satu Strikernya Gara-gara Minta Naik Gaji

PSM Makassar berpotensi kehilangan bombernya, Guy Junior. Penyebabnya adalah sang pemain meminta kenaikan gaji kepada manajemen PSM.

Kenaikan gaji diminta Guy atas alasan performanya yang membantu PSM menjadi runner up musim lalu. Hanya saja, CEO PSM, Munafri Arifuddin, enggan menanggapi permintaan pemain tersebut. Menurut Munafri, Guy dikontrak selama dua musim oleh manajemen PSM.

“Kan punya kontrak selama dua tahun. Tapi, kalau mau pergi, yah silakan,” ungkap Munafri.

Manajemen PSM menegaskan kepada agen Guy, Amaugou Matheuw, kontrak yang baru dijalani baru satu tahun. Dan, masih ada satu tahun lagi masa kerja yang harus dilakoni Guy.

Ada 11 Tersangka Mafia Bola, Peluang Bongkar Pengaturan Skor di Liga 1
“Kami sudah bicara (kontrak) selama dua tahun. Apalagi yang mau dibicarakan? Kalau mau minta tambahan, harusnya kami kontrak satu tahun saja,” kata Munafri.

Munafri tak mau menahan pemain yang ingin hengkang dari PSM. Meski begitu, dia mengatakan pihaknya tetap menunggu kepastian langsung dari Guy, putus kontrak atau bertahan dengan Juku Eja.

“Saya tidak mau ribut gara-gara itu. Dia punya kebebasan sendiri. Dia juga punya pilihan. Untuk apa juga dia tinggal di sini, kalau hatinya tidak di sini? Mainnya malas-malasan, tidak maksimal, jadinya juga tidak baik kan?” (mus)