Piala Indonesia 2018: Cak Irul Jadi Pelatih Perseru Lagi

Choirul Huda yang akrab disapa Cak Irul akan kembali didapuk sebagai pelatih kepala saat Perseru menghadapi Mitra Kukar pada laga babak 32 Besar Piala Indonesia 2018.

Perseru akan mendapat giliran pertama menjamu Mitra Kukar di Stadion Marora Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Cak Irul akan dihadapkan pada kondisi darurat lagi seperti ketika Perseru melakoni babak 64 Besar melawan Persewar Waropen.

“Kalau babak yang lalu sangat darurat. Kami hanya berkumpul sehari sebelum bertanding. Saat menjamu Mitra Kukar nanti, kami lebih siap. Saya minta kepada manajemen, minimal empat hari sebelum tanding, pemain sudah berkumpul dan berlatih,” kata Cak Irul.

Pria yang tinggal di Kepanjen, Kabupaten Malang, ini masih akan didaulat jadi pelatih kepala karena hingga saat ini manajemen Perseru belum menunjuk pengganti Wanderley Junior, yang kontraknya telah berakhir seusai Liga 1 2018

“Ya, saya masih memimpin latihan dan pertandingan melawan Mitra Kukar, seperti saat melawan Persewar. Kali ini Perseru harus lebih serius, karena lawan yang akan dihadapi lebih berat,” ujar Cak Irul.

Pendapat Cak Irul ada benarnya karena Mitra Kukar yang terdegradasi dari Liga 1 2018 tetap dianggap lawan yang tak bisa dianggap sebelah mata.

“Sebagai mantan klub Liga 1, Mitra Kukar pasti masih punya harga diri. Kami tetap respek kepada mereka. Pertandingan nanti pasti seru,” tuturnya.

Cak Irul memastikan Silvio Escobar akan bermain karena kontrak pemain asal Paraguay itu baru berakhir hingga Februari 2019.

“Kami mungkin juga akan lebih memberdayakan pemain muda dari tim U-19. Mereka harus memiliki pengalaman bertanding lebih banyak. Pemain muda ini proyeksi untuk tim Perseru mendatang,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*