PSMP Kena Sanksi Komdis, Liga 2 2019 Ikut Kena Dampak

Hukuman larangan ikut kompetisi di Liga 2 2019 bagi PS Mojokerto Putra (PSMP) memberi dampak domino. Pasalnya, jumlah peserta Liga 2 musim depan dipastikan berkurang satu tim. Khususnya di Wilayah Timur yang akan diikuti 11 tim setelah PSMP dicoret.

Seperti diketahui sebelumnya, Komisi Disiplin PSSI sudah menjatuhkan sanksi untuk PS Mojokerto Putra (PSMP). Mereka dilarang ikut berkompetisi di Liga 2 musim depan. PSMP dianggap terlibat dalam dugaan pengaturan skor di Liga 2 tahun ini.

Nah, sanksi itu bisa berdampak pada format Liga 2 tahun depan. Sebab, jumlah peserta Liga 2, Terutama di Grup Timur yang sebelumnya berjumlah 12 klub kini hanya menjadi 11 klub.

Namun, Media and Publik Relationship Manager PT LIB Hanif Marjuni mengaku, sudah memikirkan hal tersebut. Hanya saja, pihaknya belum memutuskan format seperti apa yang akan dipakai. Apakah menambah satu klub baru untuk menggantikan PSMP, atau tetap membiarkan kontestan Wilayah Timur berjumlah 11 klub.

’’Sampai saat ini belum ada pembicaraan intensif tentang itu. Sanksi itu kan hitungannya baru,’’ ujarnya.

Hanif menjanjikan dalam waktu dekat ini soal format untuk Liga 2 2019 akan segera dirilis. Hanif yakin bahwa LIB akan benar-benar memikirkan format seadil-adilnya sehingga tidak merugikan peserta lain setelah absennya PSMP. ’’Pekan depan kami baru akan bicarakan dan bisa bicara perihal ini,’’ lanjutnya.

Sejauh ini memang belum ada pertemuan antara PSSI ataupun LIB untuk menindaklanjuti evaluasi musim ini. Hanif berharap, pekan depan sudah ada kepastian.

’’Ya semua harus segera diputuskan. Karena peserta kan harus tahu agar bisa mempersiapkan diri menghadapi musim depan,’’ sambung Hanif.

Sementara itu, Manajer Madura FC Januar Herwanto yang kebetulan klubnya satu wilayah dengan PS Mojokerto Putra musim lalu menyerahkan sepenuhnya kepada LIB. ’’Kami akan ikuti saja bagaimana (format Liga 2 2019). LIB yang tahu regulasinya seperti apa. Pasti kan sudah berkoordinasi dengan PSSI juga,’’ tuturnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*