Sepak Terjang Ivan Kolev, Pelatih Sarat Pengalaman Tanpa Prestasi

Persija Jakarta resmi menunjuk Ivan Kolev sebagai pengganti Stefano Cugurra Teco. Pengumuman itu diungkapkan kepada awak media di Jakarta, Senin (7/1/2019).

Kolev bukan sosok asing bagi Persija. Pelatih berusia 61 tahun tersebut sempat menangani tim Macan Kemayoran selama satu musim pada 1999.

Di bawah asuhan Kolev pada masa itu, Persija sempat memuncaki klasemen wilayah barat Liga Indonesia. Mereka lolos ke semifinal. Namun, Bambang Pamungkas dkk. gagal menembus partai puncak karena takluk 0-1 dari PSM Makassar.

Meski gagal pada kesempatan pertama, Kolev akan tetap mengemban tugas berat di Persija saat ini. Raihan tiga gelar musim lalu, menjadi satu di antara alasan utamanya.

Selain mempertahankan gelar juara Liga 1, Kolev juga dituntut membuat Persija tampil apik di Piala Indonesia hingga Kualifikasi Liga Champions Asia 2019.

Target tinggi diusung karena juru taktik asal Bulgaria itu berbekal segudang pengalaman melatih di level klub hingga timnas. Meski begitu, Kolev belum sekalipun menorehkan prestasi sepanjang karier kepelatihannya.

Berikut ini adalah rekam jejak karier Ivan Kolev selama menangani berbagai tim di Indonesia.

Kolev menangani Timnas Indonesia pada 2002. Ketika itu, dia memimpin Bambang Pamungkas dkk. di Piala AFF 2002.

Timnas Indonesia menunjukkan performa gemilang hampir sepanjang turnamen. Beberapa lawan dikalahkan sehingga berhasil menembus final untuk bersua Thailand.

Namun, Kolev gagal mempersembahkan trofi Piala AFF untuk Timnas Indonesia. Skuat Garuda takluk 2-4 melalui adu penalti dari tim Gajah Perang.

Setelah itu, kontrak Kolev berakhir pada 2004. Namun, dia kembali menangani Timnas Indonesia tiga tahun berselang. Garuda tampil tampil apik di Piala Asia 2007.

Meski gagal menembus fase gugur, Timnas Indonesia mengawali petualangan dengan kemenangan 2-1 atas Bahrain di Grup D. Tim sekaliber Arab Saudi pun hampir dipaksa bermain imbang.

Tetapi, Arab Saudi akhirnya menang dramatis 2-1 atas Timnas Indonesia. Tim Merah-Putih kemudian takluk 0-1 dari Korea Selatan pada laga terakhir.

Meski menorehkan pencapaian apik bersama, petualangan kedua Kolev sebagai sebagai pelatih Timnas Indonesia berakhir pahit. Dia didepak dari kursi kepelatihan karena gagal memenuhi target emas SEA Games 2007.

Pada masa itu langkah Timnas Indonesia terhenti di Grup A yang dihuni Thailand, Myanmar, dan Kamboja.

Selain timnas Indonesia, ada lima klub Indonesia yang juga pernah ditangani Kolev. Sempat menangani Myanmar selama satu musim, sang pelatih akhirnya kembali Indonesia untuk melatih Mitra Kukar (2006), Persipura Jayapura (2007), dan Sriwijaya FC (2010-2011).

Tetapi, Kolev belum dapat mengantarkan ketiga tim itu meraih prestasi. Pencapaian terbaik Kolev adalah membuat Persipura menjuarai Wilayah Timur. Namun, tim langkah tim Mutiara Hitam dihentikan PSMS Medan di semifinal.

Sebelum memutuskan kembali melatih Persija, Kolev sempat melatih PS Tira di Liga 1 2018. Lagi-lagi, Kolev didepak di tengah jalan karena dianggap gagal mendongkrak performa tim.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*