Bhayangkara FC Lebih Condong Kontrak Pelatih Asing

Bhayangkara FC dalam waktu dekat ini bakal mempunyai pelatih baru. Manajer The Guardian Sumardji menyebut pengumuman suksesor Simon McMemeny ini dilakukan pada pekan depan.

McMenemy tak bisa lagi melatih Bhayangkara pada musim 2019. Sosok asal Skotlandia tersebut ditunjuk PSSI sebagai juru formasi timnas Indonesia dengan masa bakti selama dua tahun.

Sumardji menjelaskan sudah ada sejumlah nama baik lokal atau asing yang masuk dalam radar Bhayangkara FC. Saat ini ia mengatakan pihaknya terus menggodok nama-nama kandidat tersebut.

“Saya baru diskusi hangata berhari-hari. Kami intens bicara pelatih ini baik dari asing maupun lokal. Dari beberapa diskusi yang betul-betul membuat saya pusing ini untuk bisa memutuskan, sekarang saya juga masih pusing sampai dengan paling lambat minggu depan. Minggu depan akan saya putuskan. Saya akan [salat] istikharah dulu. Minta yang terbaik,” kata Sumardji.

“Karena Bhayangkara ini saya bilang dan meyakini karena pemainnya tidak bongkar pasang. Paling hanya boleh dibilang pemain asingnya saja beberapa, sehingga saya meyakini siapapun pelatihnya Insya Allah, hasilnya akan bagus. Karena saya meyakini bahwa bermain sepakbola itu tidak hanya soal skill, kepintaran dan sebagainya, tapi butuh semangat dan kebersamaan. Mudah-mudahan siapapun yang kita putuskan membawa aura positif untuk Bhayangkara di tahun 2019.”

Lebih lanjut, Sumardji menjelaskan Bhayangkara FC condong memilih orang asing untuk diberi kontrak. Meski diakuinya kemampuan para pelatih lokal yang dibidiknya tidak kalah.

“60 persen asing, 40 persen lokal. Sebenarnya asing dan lokal sama, tapi saya melihat kami ini mayoritas anak muda digabung dengan pemain senior ada [Herman] Dzumafo, sehingga dengan itu kami harus realistis dampak positif dan negatifnya kami memilih pelatih baik lokal maupun asing. Sehingga betul-betul kami pikirkan dampaknya. Dari pilihan-pilihan yang ada di kantong kami.”