Komdis PSSI Pegang Bukti Vigit Waluyo Ada di Ruang Ganti Kalteng Putra

Ketua Komite Disiplin PSSI, Asep Edwin mengaku sudah memegang bukti jika Vigit Waluyo berada di ruang ganti Kalteng Putra saat bertandang ke Stadion Maguwoharjo, markas PSS Sleman, 25 September 2018. Barang itu dijadikan alat bukti untuk melakukan penelusuran terkait isu pengaturan skor.

Vigit selama ini disebut-sebut sebagai dalang mafia bola di Indonesia. Mantan anak buahnya, Bambang Suryo kemudian membuat heboh dengan berbagai pengakuannya.

Salah satunya adalah momen di mana Vigit berada di ruang ganti Kalteng Putra dan marah-marah sambil mencekik leher pelatih Kas Hartadi. Namun, ketika dipanggil Komdis PSSI, Kamis 10 Januari 2019, dia memberi bantahan.

“Kalteng Putra kan masih sama dengan di media kalau Kas Hartadu dicekik. Itu kan dasarnya dari pengakuan BS (Bambang Suryo) saja, dan dikatakan Kas Hartadi tidak benar. Dia juga bilang tidak lihat orang lain lagi selain pengurus Kalteng Putra,” kata Asep kepada wartawan.

Ada Peran KPSN di Balik Upaya Bambang Suryo Jebak Pelatih PS Ngada
Cerita Bambang mengenai momen Vigit mencekik Kas Hartadi perihal Kalteng Putra diminta mengalah 1-3 dari PSS. Namun, hingga turun minum skor bertahan 0-0 karena Laskar Isen Mulang bermain bagus.

Kas Hartadi menegaskan cerita mengenai dirinya dicekik Vigit sama sekali tidak benar. Bahkan dia mengaku ketika membesut Kalteng Putra, tidak pernah melihat Vigit di ruang ganti.

“Kalau saya tidak tahu, buktinya saya kalah di Padang. Seandainya tidak lolos karena PSMP menang, berarti saya tanggung jawab tim saya tidak lolos ke-4 besar. Jadi pelatih juga kalau tim kalah saya tanggung jawab. Teknis, tidak ada yang lain,” tuturnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*