Kisah Utam Rusdiana, Menembus Tiga Kiper Senior Sebelum Jadi Starter Di Arema

Seumur hidup, Utam Rusdiana tak akan pernah melupakan jasa Claudio de Jesus. Mantan bek Arema di era 2000-an yang kini menjadi pelatih kiper Perseru Serui itulah yang berjasa membawa Utam ke Arema FC.

Ceritanya, pada 2013 lalu, Utam yang masih berusia 18 tahun dan berstatus sebagai pemain Suryanaga bertemu dengan Claudio. Saat itu, Claudio yang melatih Arema U-21 ingin mencari kiper baru.

Utam masuk dalam nominasi calon kiper Arema U-21. Tapi, Utam tak otomatis bergabung dengan Arema U-21. Dia tetap harus melalui proses seleksi.

”Waktu itu saya tidak sendirian. Ada teman saya yang lebih dulu ikut seleksi. Tapi, tidak lolos karena cedera,” kata dia.

Ketika giliran mengikuti seleksi tiba, Utam tak menyia-nyiakannya. Dia pun menjadi bagian dari skuad Arema U-21. Setahun setelah itu, Utam promosi ke tim senior.

Ketika bergabung dengan tim senior, usia Utam masih 19 tahun. Paling muda di antara empat kiper Arema FC. Karena itulah, Utam sadar diri. Menembus starting line-up dengan melewati I Made Wardana, Achmad Kurniawan (AK), dan Kurnia Meiga jelas merupakan target yang amat muluk.

Sebagai kiper keempat dan paling muda, niat Utam kali itu hanyalah menimba ilmu dari para senior. ”Saya mengambil ilmu dari Bang Meiga, Bang Kadek, sama almarhum (AK). Itulah yang menjadi bekal bagi saya sampai akhirnya dipercaya sekarang (menjadi starter),” ujar dia. (Radar Malang)