Curhatan Sedih Ibrahim Conteh Usai PSIS Tolak Tawaran Klub Kanada

Awal pekan ini arus keluar-masuk pemain diwarnai dengan nama Ibrahim Conteh. Manajemen PSIS menyatakan bahwa pemainnya itu diincar klub asal Kanada.

Email penawaran Conteh sudah masuk ke arsip PSIS. Namun, tanpa pikir panjang, manajemen langsung menolak tawaran itu dengan membalas email dengan kata “not for sale”.

Di PSIS, Conteh memang masih terikat kontrak hingga akhir musim depan. Alhasil, manajemen masih memiliki hak untuk menahan pemain kelahiran Sierra Leone 22 tahun silam itu.

Dalam kondisi inilah Conteh sedikit kecewa. Kendati dirinya betah di Semarang, markas PSIS, Conteh tak ingin melewatkan kesempatan langka ini. Ia sangat berhasrat bisa dilepas PSIS ke klub Kanada itu.

“Saya sangat berharap jika semuanya berjalan lancar antara klub di Kanada dan PSIS. Saya ingin pergi dan bermain di luar Indonesia karena itu baik untuk karier saya,” kata Conteh kepada Bolalob (10/1/2019).

Menurut Conteh, yang saat ini masih berada di Amerika, pihak klub dari Kanada yang menginginkannya sebenarnya sudah siap membayar dana transfer kepada PSIS.

“Tim Kanada sudah meminta bayaran yang diinginkan oleh PSIS. Tapi, mereka (PSIS) tidak mau menjawabnya,” tuturnya.

Conteh pun menuturkan bahwa bermain di Kanada bisa membukakan akses yang lebih luas untuk bermain di Eropa. Sejak ia meninggalkan Afrika, Eropa-lah yang ada di benaknya.

“Sejak saya di Afrika, impian saya adalah bermain di salah satu liga besar di Eropa. Tapi ketika saya menemukan diri saya di Indonesia, saya harus menerimanya karena Tuhan tahu apa yang terbaik untuk kita di dunia ini,” tutur eks pemain Pelita Bandung Raya (PBR), Barito Putera, dan PS TNI itu.

“Ketika mendapatkan penawaran dari ini klub Kanada saya sangat senang. Semoga PSIS membiarkan saya pergi dan mengejar impian saya,” katanya.

Namun, Conteh dan PSIS masih enggan menyebutkan identitas klub yang memintati Conteh.