The Jak Mania Kritik Rekrutan Pemain Baru, Asisten Pelatih Persija: Kenapa Harus Takut

Asisten Pelatih Persija Jakarta, Mustaqim cukup bertanya-tanya mengapa The Jak Mania harus takut dengan datangnya pemain-pemain baru jelang musim 2019.

Padahal menurut Mustaqim, hanya beberapa pemain inti saja yang memutuskan keluar dari Persija Jakarta dan The Jak Mania tak perlu khawatir.

Sejauh ini, baru Jaimerson Xavier dan Renan Silva yang musim lalu merupakan pemain inti Persija Jakarta.

Namun pada musim 2019, bek asal Brasil itu memutuskan keluar dari Persija Jakarta dan kabarnya segera bergabung dengan Madura United.

Sebagai pengganti Jaimerson Xavier, manajemen Persija Jakarta berencana mendatangkan Anderson Salles yang juga bek asal Brasil.

Akan tetapi sampai saat ini, rekan satu tim Jaimerson Xavier pada salah satu klub di Brasil itu belum juga datang di Indonesia.

Untuk pengganti Renan Silva, manajemen Persija Jakarta mendatangkan playmaker baru asal Negeri Samba, Bruno Matos.

Besar kemungkinan setelah dua pemain itu ada Rohit Chand yang menyusul untuk hengkang dari Persija Jakarta.

Sejauh ini, Rohit Chand belum melakukan tanda tangan perpanjangan kontrak bersama Persija Jakarta.

Pemain terbaik Liga 1 2018 itu masih berada di Nepal untuk berlibur.

Manajemen Persija juga sudah mulai bersiap bila nantinya Rohit Chand memutuskan tidak akan bersama Macan Kemayoran lagi.

Klub Ibu Kota Indonesia itu kabarnya akan mendatangkan pemain dari Tajikistan untuk menggantikan Rohit Chand.

Persija juga sudah sepakat dengan tiga pemain lokal untuk musim 2019.

Mereka adalah Ryuji Utomo, Heri Susanto, dan gelandang timnas U-19 Indonesia, Rezky Fandy.

Saat ini, ada tujuh pemain yang masih trial di Persija Jakarta.

Mereka adalah bek kanan Akbar Zakaria (PSS Sleman) dan penyerang Indra Setiawan (PS Mojokerto Putra).

Lalu ada Ahmad Hari (PSM Makassar), Ikhsan Hari (757 Kepri Jaya), Achamad Nurifassa (757 Kepri Jaya), Sahrul Kurniawan (Persika Karawang), dan Kevin Scheunemann (pemain naturalisasi).

Ketujuh pemain itu dihadirkan untuk menggantikan beberapa nama yang memutuskan keluar dari Persija Jakarta.

Sejauh ini, ada sembilan pemain yang resmi hengkang dari Persija Jakarta.

Selain duo asing Jaimerson Xavier dan Renan Silva, ada kiper M Rizky Darmawan, Gunawan Dwi Cahyo, Asri Akbar, Rudi Widodo, Achmad Syaifullah, Frengky Kogoya, dan Osas Saha.

“Jangan lupa, Persija ini yang bermain kan itu-itu juga, kenapa sih harus takut,” kata Mustaqim.

“Kami sih tidak mungkin habis juara, kami tidak mau juara lagi. Targetnya, kami pasti tetap ingin juara lagi tapi kan ada prosesnya.”

Mustaqim pun berjanji ia dengan Ivan Kolev selaku calon pelatih Persija akan berkomunikasi secara intens agar bisa membentuk tim sebaik mungkin untuk 2019.

Tentu saja, tim tersebut harus bisa sesuai dengan target manajemen Persija Jakarta yang meminta mengakhiri Liga 1 2019 pada tiga besar.

“Saya sebagai pelatih juga punya target pribadi harus lebih dari tahun ini. Bagaimana nanti kami berkomunikasi dengan pemain, itu tugas saya. Ivan Kolev rencananya datang pada 12 Januari 2019,” kata Mustaqim.

Lebih lanjut, pelatih asal Surabaya, Jawa Timur itu berharap kepada pemain baru atau pun yang masih trial bisa menunjukan kualitasnya di Persija Jakarta.

Apalagi, pemain-pemain yang datang saat ini usianya lebih muda ketimbang para pilar yang hengkang.

“Jadi harapannya, saat Ismed Sofyan tidak bisa bermain, di sana ada pemain muda yang bermain dengan baik dan pintar,” tutur Mustaqim.

“Artinya, pengganti Ismed Sofyan nanti harus diprospek dan kami poles. Persija ini tim besar dan kami semoga bisa perbaiki membuka prospek itu dengan cara memberi pendekatan kepada pemain.”

Sebelumnya, para pendukung Persija memberikan kritik pedas terkait pemain-pemain yang didatangkan untuk musim 2019.

Apa yang terlihat rupanya tidak sesuai dengan ekpestasi dari The Jak Mania.

Kritik itu diharapkan didengar manajemen Persija karena Macan Kemayoran akan berlaga pada play-off Liga Champions Asia 2019 atau Piala AFC 2019.

Lawan pertama Persija adalah Home United pada play-off Liga Champions Asia 2019.

Laga dimainkan di Stadion Jalan Besar, Singapura, 5 Februari 2019.