Demi Kejayaan Persib Bandung, Miljan Radovic Diberi Kebebasan Pilih Pemain Terbaiknya

Manajemen Persib Bandung menyiapkan kejutan pada bursa transfer pemain musim ini.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono mengatakan pemain yang akan didatangkan oleh adalah yang terbaik di posisinya.

“Tunggu tanggal mainnya, nanti kami akan sebutkan. Nanti kejutannya pemain. Pokoknya pemain yang kami harapkan ini terbaik di posisinya, apakah depan, tengah, belakang, atau kiper,” ucap Kuswara S Taryono.

Saat ini, kata Kuswara S Taryono, manajemen Persib Bandung masih menunggu rekomendasi dari pelatih baru Mijlan Radovic.

Di samping itu, Kuswara S Taryono menambahkan Miljan Radovic sudah sangat siap menangani Persib Bandung musim depan.

Manajemen pun siap mendukung langkah Radovic untuk mengembalikan kejayaan Persib Bandung.

“Dia bilang siap. Siap dalam arti untuk menjadi arsitek, kami sudah sampaikan Persib itu atmosfirnya luar biasa, bobotoh atau apa pun, dia bilang siap. Kami berharap Radovic ini secara batinnya sudah nyambung dengan Persib, kita harus berikan kesempatan kepada dia,” ucap Kuswara S Taryono.

Target berat langsung dipikul Miljan Radovic pada musim pertamanya menjadi pelatih Persib Bandung.

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) langsung memberi target double winner bagi Miljan Radovic pada musim pertamanya menggantikan Mario Gomez.

Miljan Radovic diberikan target membawa Persib Bandung juara Piala Indonesia dan Liga 1 2019.

Seperti diketahui, Pangeran Biru masih bersaing di 64 besar Piala Indonesia dan finis di peringkat empat di Liga 1 2018.

Target yang diberikan manjemen musim ini terbilang berat, mengingat Miljan Radovic merupakan pelatih yang minim pengalaman. Kariernya di dunia kepelatihan pun baru seumur jagung.

Pelatih kebangsaan Montenegro ini baru memulai karir kepelatihannya sejak 2014. Miljan Radovic baru mendapat lisensi kepelatihan A UEFA pada 2017.

Selama tiga tahun dari 2014 sampai 2017, Miljan Radovic tercatat hanya menjadi asisten pelatih OFK Grbaij, klub Liga Utama Montenegro. Lalu pada 2018, dia menjadi pelatih tim U-18 DSK Shivajians.

Kondisi ini berbanding jauh dengan Roberto Carlos Mario Gomez, pelatih yang memiliki segudang pengalaman.

Pada awal kedatangannya, Mario Gomez justru hanya diminta manajemen membawa Persib Bandung minimal finis di peringkat lima besar klasemen akhir kompetisi.

“Dia (Radovic) sudah bisa berjalan menjalankan tugas sebagai pelatih (Piala Indonesia). Kami percayakan sepenuhnya ke Radovic. Manajemen tetap menargetkan juara baik itu di Piala Indonesia maupun di Liga 1 musim depan,” ujar Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono, di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (22/12/2018).

Demi memenuhi target itu, manajemen memberikan keleluasaan kepada Radovic untuk memilih komposisi pemainnya musim depan.

Manajemen, kata Kuswara S Taryono, hanya menunggu draf pemain yang akan dipertahan dan direkrut untuk musim depan dari Miljan Radovic.

“Paling tidak diharapkan pemain itu sudah ada drafnya (sebelum Piala Indonesia). Kita serahkan sepenuhnya kepada pelatih urusan pemain dan staf,” katanya. (*)