Bertahan Bersama Madura United, Satria Tama Mengaku Sempat Diincar oleh Dua Klub

Kiper tim nasional (timnas) U-22 Indonesia pada SEA Games 2017, Satria Tama mengaku sempat ditawari oleh dua tim sebelum memutuskan untuk melanjutkan kerja sama dengan Madura United.

Satria Tama menjadi salah pilar pertahanan Madura United pada Liga 1 2018.

Cederanya Hery Prasetyo membuat Satria kemudian dipilih sebagai kiper utama Madura United sepanjang musim 2018.

Kini, ia telah memutuskan untuk memperpanjang kontrak bersama Madura United hingga 2020.

Jauh sebelum ini, kiper asal Sidoarjo itu mengaku sempat ditawari oleh dua klub lain.

Ia tak mau menyebutkan dua tim tersebut dari Indonesia atau bukan.

“Ada (penawaran), tetapi saya harus berkomitmen dua tahun kontrak di Madura,” ucap Satria dikutip BolaSport.com dari laman resmi Liga 1.

“Ada pokoknya, kalau disebutkan (dua tim yang ingin merekrut) jangan, yang jelas tahun ini saya juga mendapatkan tawaran dari tim lain.”

Namun begitu, pemain berusia 21 tahun itu memiliki satu alasan utama untuk tetap bergabung dengan Laskar Sape Kerrab musim depan.

“Bertahan itu semua karena situasi dan kondisi. Saya lihat di Madura United sangat kental dengan kekeluargaannya,” kata kiper bernomor punggung 88 tersebut.

“Dengan kekeluargaan, semua terasa enak dan nyaman untuk dijalani,” tuturnya menambahkan.

Terakhir, Satria berharap bisa membawa Madura United meraih prestasi pada Liga 1 2019.

“Saya juga berharap bisa berprestasi dengan Madura United untuk musim depan,” ujarnya mengakhiri.