Pesepak Bola Malang Gelar Laga Amal untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Musibah tsunami di Selat Sunda yang memakan korban di Banten dan Lampung membuat Indonesia berduka. Tak terkecuali pada pesepakbola Tanah Air.

Musibah itu juga membuat kumpulan pemain asal Malang yang mengatasnamakan Dokjrenk FC membuat sebuah laga amal pada Minggu (30/12/2018) di lapangan Purworejo, Donomulyo, Kabupaten Malang.

Perkumpulan ini terdiri mayoritas pemain dari klub Liga 1 dan 2. Pemain bintangnya tentu yang berasal dari Arema FC, seperti Ahmad Alfarizi, Dedik Setiawan, Jayus Hariono dan Juan Revi yang sedang libur hingga pertengahan Januari 2019.

Mereka menggelar laga amal melawan klub setempat. Pertandingan ini menarik masyarakat sekitar untuk datang dan menyumbang. Padahal kondisi cuaca sedang hujan.

Dua pemain Arema, Jayus dan Dedik yang berkeliling lapangan dengan membawa kardus sumbangan. Mereka ditemani pemain yang kabarnya juga dikontrak Arema musim depan, Ikhfanul Alam (eks Kalteng Putra).

Ketiganya menghampiri para penonton yang ingin menyumbang. Mayoritas penonton yang menyumbang tidak melewatkan kesempatan untuk foto bersama. “Sayangnya tadi cuaca hujan. Kalau tidak hujan mungkin yang datang lebih banyak,” kata Jayus Hariono.

Setelah pertandingan, para pemain tak langsung pulang ke rumah masing-masing. Tapi mereka juga ikut menghitung dana yang sudah terkumpul dari penonton. Pemain seperti Dedik, Alfarizi dan yang lainnya ikut membantu penghitungan. Total dana yang terkumpul 3.5 juta rupiah dan akan disalurkan kepada korban bencana tsunami Selat Sunda.

“Kami senang pastinya bisa beramal sekaligus cari keringat. Dan satu lagi, mempererat persaudaraan antar pemain,” lanjut Jayus.

Setelah tahun baru, para pemain Malang yang tergabung dalam Dokjreng FC ini dapat banyak undangan untuk main di beberapa tempat. Nantinya mereka akan mengumumkan akan bermain di mana lewat akun instagram.