Tunggak Subsidi Hingga Rp 2,5 Miliar, Begini Alibi PT LIB

Operator sepak bola nasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) ternyata masih menunggak subsidi kepada para perserta Liga 1 2018 hingga menembus Rp2,5 miliar.

PT LIB memberikan alibi kalau tunggakan tersebut dikarenakan ada partner yang masih belum bisa melunasi kewajibannya. Sehingga distribusi ini tersendat.

“Karena belum bisa melunasi kerja sama tersebut, maka kami pun kesulitan untuk melunasi uang sisa Rp 2,5 miliar kepada setiap klub,” kilah CEO PT LIB Risha Adi Widjaja kepada pewarta di Jakarta, Sabtu (29/12/18).

Lebih lanjut Risha berjanji pihaknya akan segera membayarkan sepenuhnya ke klub-klub yang bermain di Liga 1 musim 2018.

“Jika saja partner kami membayar dalam waktu dekat ini, maka kami akan melunasi uang kontribusi sisa senilai Rp 2,5 M secepatnya,” janjinya.

Sebelumnya pada awal Liga 1 2018, PT LIB dan klub telah sepakat akan mendapat subsidi hingga Rp7,5 miliar. Dengan rincian, Rp5 miliar akan diberikan secara bertahap (April-Desember).

Sedangkan Rp2,5 miliar akan diberikan sesuai dengan pelaksanaan agenda pembinaan usia muda di setiap klubnya. Sampai saat ini setiap klub sudah menerima kontribusi senilai Rp5 miliar.