Masih Terpinggirkan, Kiper Ketiga Persib Ikuti Jejak Shahar Ginanjar?

Penjaga gawang muda M. Aqil Savik menjadi kiper ketiga Persib Bandung pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia Liga 1 2018 yang baru saja berakhir.

Aqil Savik jarang mendapatkan kesempatan sebagai kiper utama. Ia kalah bersaing dengan Deden Natshir dan I Made Wirawan di bawah mistar gawang Maung Bandung.

Kiper bertinggi 186 cm itu lebih sering tampil untuk Timnas Indonesia U-19 ketimbang bermain untuk tim senior Persib Bandung. Pada gelaran Liga 1 2018, ia sama sekali tidak merasakan menit bermain di bawah asuhan pelatih Mario Gomez.

Meskipun begitu, Aqil Savik tetap menegaskan komitmennya bersama Persib Bandung. Ia bertekad memberikan kontribusi lebih besar kepada tim kebanggan masyarakat Kota Kembang pada kompetisi musim depan.

“Insya Allah untuk tahun depan Aqil ingin berkontribusi lebih besar lagi untuk tim. Intinya tetap optimis, kerja  keras  dan terus berlatih,” ujar penjaga gawang berusia 19 tahun itu dikutip dari situs resmi klub Persib Bandung, Minggu (16/12/18).

Aqil Savik tetap bersyukur masih menjadi bagian dari tim Persib Bandung. Kiper binaan Diklat Persib ini mengaku banyak mendapatkan ilmu ketika berlatih dengan para seniornya.

“Yang pasti, banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa Aqil petik di sini. Tetap fokus dan tetap semangat karena perjalanan masih sangat panjang,” tambahnya.

Aqil Savik masih sangat muda. Wajar apabila ia belum mendapatkan kesempatan bermain bersama skuat utama Persib Bandung.

Rekan setim Egy Maulana Vikri di Timnas Indonesia U-19 ini berpeluang naik kelas musim depan mengingat I Made Wirawan yang mulai menua. Usia penjaga gawang asal Bali tersebut yang telah menginjak 37 tahun dan tidak dapat dipungkiri berdampak terhadap performanya di bawah mistar gawang.

Di sisi lain, Aqil Savik sebenarnya dapat memilih hengkang dari Persib Bandung untuk mencari kesempatan dan tantangan baru. Hal tersebut telah dibuktikan oleh Shahar Ginanjar.

Dirumorkan ke Persib, Penyerang Brasil ini Bikin Bobotoh Gigit Jari
Selepas meninggalkan Persib Bandung pada tahun 2015, karier Shahar Ginanjar kian menanjak. Ketika bergabung dengan Mitra Kukar, ia pernah merebut gelar Piala Jenderal Sudirman 2016.

Terakhir, Shahar Ginanjar ikut membawa Persija Jakarta meraih juara Liga 1 2018. Prestasi mengkilap tersebut tidak lepas dari keberanian Shahar Ginanjar untuk hijrah dari Persib Bandung.