Semen Padang Berharap Operator Liga 1 2019 Cermat soal Regulasi Pemain Asing

Semen Padang berharap operator kompetisi Liga 1 2019 berhati-hati mengenai regulasi pemain asing.

Manajemen Semen Padang menerima informasi PT Liga Indonesia Bersatu (LIB) sebagai regulator mempersiapkan rencana tidak diperbolehkannya tim peserta Liga1 menggunakan pemain asing pada posisi striker.

Wacana itu diapungkan, mengingat saat ini Indonesia kekurangan striker berkualitas. Apalagi dalam beberapa kompetisi sebelumnya, daftar pencetak gol terbanyak selalu dipuncaki pemain asing.

Meski begitu, PT LIB mengklaim akan meminta masukan dari masing-masing klub peserta kompetisi menyangkut rencana tersebut.

Menurut manajer Semen Padang, Win Bernadino, sebelum regulasi yang dipakai, PT LIB tentunya berkewajiban menyampaikannya serta disosialisasikan ke tim peserta, sehingga tidak menimbulkan polemik saat aturan itu diberlakukan.

“Menyangkut hal ini menurut saya kalau langsung diterapkan pada kompetisi mendatang tentu akan jadi blunder. Berbeda jika aturan ini diterapkan pada kompetisi 2020 yang tentunya harus ada sosialisasi dulu,” ujar Win.

Ia menilai, jika penggunaan striker asing dilarang ada sisi plus dan minusnya, baik bagi klub maupun Timnas Indonesia. Namun, ia menilai dengan penerapan aturan ini, nantinya klub-klub yang memiliki modal besar akan menggunakan jasa striker naturalisasi dan bahkan memperjuangkan menaturalisasi pemain asing.

“Kalau yang ini tentu kasihan striker lokal. Itu karena bagi klub yang banyak uang pasti berlomba menaturalisasi striker asing,” ujarnya.